DPRD Bulukumba Rekomendasi Pemkab Bentuk Tim Monitoring Gabah dan Beras

DPRD Bulukumba merekomendasikan pembentukan tim monitoring lintas instansi untuk mengendalikan arus keluar gabah yang mencapai 70% demi menyelamatkan penggilingan padi lokal.

DPRD Bulukumba Rekomendasi Pemkab Bentuk Tim Monitoring Gabah dan Beras
Foto: Suasana serius mewarnai RDP di DPRD Bulukumba terkait fenomena 70% gabah petani yang keluar ke luar daerah/JalurDua/
Bacakan Artikel

"Jika penggilingan lokal berhenti, maka rantai pasok beras di Bulukumba akan terganggu dan bisa berdampak pada konsumen beras di hilir," tegas Kaspul BJ, Pimpinan Rapat RDP DPRD Bulukumba yang didampingi Fahidin HDK, Selasa (5/5/2026).

Selain itu, DPRD juga meminta agar Bulog segera menindaklanjuti berbagai kendala di lapangan, termasuk biaya angkut, pengemasan, dan operasional lainnya, serta melaporkan hasilnya ke tingkat pusat.

Petani Bulukumba diimbau untuk tetap memperhatikan keberlanjutan sistem pertanian daerah.

Sehingga semua pihak yakni petani, penggiling, dan masyarakat dapat merasakan manfaat secara berkelanjutan.

"RDP ini bukan untuk membatasi aktivitas, melainkan untuk memastikan sistem pertanian kita tetap sehat dan berkelanjutan," kata Kaspul.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: