DPRD Bulukumba Rekomendasi Pemkab Bentuk Tim Monitoring Gabah dan Beras

DPRD Bulukumba merekomendasikan pembentukan tim monitoring lintas instansi untuk mengendalikan arus keluar gabah yang mencapai 70% demi menyelamatkan penggilingan padi lokal.

DPRD Bulukumba Rekomendasi Pemkab Bentuk Tim Monitoring Gabah dan Beras
Foto: Suasana serius mewarnai RDP di DPRD Bulukumba terkait fenomena 70% gabah petani yang keluar ke luar daerah/JalurDua/
Bacakan Artikel

JALURDUA BULUKUMBA — Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Kabupaten Bulukumba bersama Dinas Pertanian, dinas Perdagangan, TNI dan Polri, Bulog, perwakilan kelompok tani serta perwakilan penggiling padi telah menghasilkan sejumlah langkah penting untuk memperbaiki sistem pertanian dan distribusi gabah di daerah.

Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa kondisi saat ini memerlukan penanganan serius.

Khususnya terkait arus gabah yang tidak terkendali dengan hampir 70% hasil panen petani Bulukumba tidak diolah oleh penggiling lokal melainkan keluar ke kabupaten lain.  

Dari hasil panen ok-mar (Oktober-Maret) hingga hari ini tercatat panen gabah sekitar 133.329 ton yang diserap Bulog Bulukumba hanya 41.800 ton GKP. 

Hal ini juga dipaparkan oleh kadis pertanian Bulukumba yang sempat hadir dan perwakilan Bulog cabang bulukumba

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: