Harga iPhone akan Semakin Mahal, Apple Setuju Kaca iPhone Diproduksi di AS
JALURDUA.COM - Apple resmi menggelontorkan dana segar senilai US$2,5 miliar untuk memproduksi seluruh kaca penutup iPhone dan Apple Watch di fasilitas Corning, Harrodsburg, Kentucky, Amerika Seri...
Presiden AS Donald Trump memang mendorong kebangkitan industri manufaktur domestik demi menciptakan lapangan kerja baru. Namun, Dan Ives, analis teknologi senior dari Wedbush Securities, mengingatkan bahwa proses ini tidak mudah.
Ia bahkan memperkirakan harga iPhone bisa mencapai US$3.500 jika seluruh produksinya dilakukan di AS. "Anda membangun rantai pasokan itu di AS dengan pabrik di West Virginia dan New Jersey, harganya akan menjadi iPhone seharga $3.500," ujarnya kepada CNN.
Menurut Ives, Apple membutuhkan sekitar US$30 miliar dan waktu tiga tahun hanya untuk memindahkan 10 persen rantai pasokan mereka dari Asia ke Amerika.
Produksi smartphone sendiri sudah lama beralih ke Asia karena ekosistem manufakturnya yang lebih efisien, sementara perusahaan AS fokus pada desain dan perangkat lunak. Strategi itu selama ini menguntungkan Apple dan menjadikannya salah satu perusahaan paling bernilai di dunia.
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- Apple Uji Google Gemini AI untuk Tingkatkan Siri, iPhone 17 Belum Dapat Izin Mas...
- Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia, Ini Penyebabnya
- Harga iPhone 16 Turun Drastis Agustus 2025,
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi