Imunisasi MR Tenaga Kesehatan Dimulai, Kemenkes Targetkan 290 Ribu Penerima
Imunisasi MR tenaga kesehatan resmi dimulai Kemenkes, sasar 290 ribu nakes untuk tekan penularan campak di Indonesia.
Meski demikian, kewaspadaan belum bisa dikendurkan
Sebanyak 14 provinsi masih mencatat angka kasus tinggi, termasuk Aceh, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Nusa Tenggara Barat. Kondisi ini menjadi dasar kuat mengapa imunisasi MR tenaga kesehatan harus dipercepat.
Di sisi lain, capaian Outbreak Response Immunization (ORI) terus digenjot. Hingga 9 April 2026, Kota Depok telah mencapai cakupan 100 persen. Kabupaten Bima menyusul dengan 80,8 persen, sementara Kota Palembang berada di angka 60,9 persen.
Angka-angka ini mencerminkan upaya kolektif yang mulai menunjukkan hasil, meski belum sepenuhnya aman.
Mekanisme Imunisasi MR dan Pelaksanaan di Rumah Sakit
Pelaksanaan imunisasi MR tenaga kesehatan dilakukan langsung di rumah sakit tempat mereka bekerja. Vaksin diberikan dengan dosis 0,5 ml secara subkutan.
Ketentuannya disesuaikan dengan riwayat imunisasi sebelumnya:
Tenaga kesehatan dengan dua dosis tidak perlu vaksin ulang
Mereka yang baru menerima satu dosis akan mendapat tambahan satu dosis
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
- Mendes Yandri ke Bupati Gowa: Desa Wisata Jangan Jadi Penonton
- Desa Tematik Didorong, Bulukumba Siap Jadi Percontohan
- Mariorennu United Siap All Out Lawan Mentari FC
- Imunisasi MR Tenaga Kesehatan Dimulai, Kemenkes Targetkan 290 Ribu Penerima
- Imunisasi Campak Bulukumba Dikebut, Warga Diminta Waspada
- Wagub Sulsel Resmikan Gerakan Anti-Stunting di Bulukumba, Puji Penurunan 8,5 Per...
- Penyelamatan Penyu Lekang Bulukumba: Kembali ke Laut Lepas
- Kawal Audit Aset, Sekdis Kominfo Bulukumba terjun langsung Cek Fisik Armada