Ini Alasan Indonesia 'Kecam Aksi Kekerasan Israel' Saat Ramdhan di Kompleks Masjid al-Aqsa
Jalurdua.com - Jakarta| Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, menanggapi kekerasan terbaru di kompleks Masjid al-Aqsa dengan "mengecam keras aksi kekerasan bersenjata aparat keamana...
JALURDUA Jakarta| Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, menanggapi kekerasan terbaru di kompleks Masjid al-Aqsa dengan "mengecam keras aksi kekerasan bersenjata aparat keamanan Israel terhadap warga Palestina".
Pernyataan itu disampaikan melalui akun Twitter resmi Kemenlu pada Sabtu (16/04) setelah terjadi bentrok antara warga Palestina dengan polisi Israel di kompleks Masjid al-Aqsa di Yerusalem.
Lebih dari 150 warga Palestina terluka dalam bentrokan itu, kata tenaga medis di Palestina.
"Tindakan kekerasan terhadap warga sipil tersebut tidak dapat dibenarkan dan harus segera dihentikan, apalagi dilakukan di tempat ibadah Masjid Al Aqsa di bulan suci Ramadan," tulis Kemenlu dalam twitnya.
Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS mengatakan khawatir akan tingkat kekerasan di Yerusalem.
Kepolisian Israel mengatakan petugas masuk ke kompleks al-Aqsa setelah diserang dengan petasan, batu, dan benda lainnya.
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca