Hubungan RI-Singapura: Prabowo dan PM Wong Amankan Selat Malaka

Presiden Prabowo Subianto dan PM Lawrence Wong sepakati 26 kerja sama strategis, mulai dari energi hijau Morowali hingga rute Selat Malaka.

Hubungan RI-Singapura: Prabowo dan PM Wong Amankan Selat Malaka
Presiden Prabowo Subianto dan PM Singapura Lawrence Wong dalam pertemuan Leaders Retreat di Istana Merdeka Jakarta(Foto: dok,Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Negara)
Bacakan Artikel

Di luar urusan kedaulatan laut, magnet utama pertemuan duo pemimpin ini tertuju pada investasi hijau. PM Lawrence Wong melihat Indonesia memiliki modal besar untuk memimpin pasar energi baru terbarukan (EBT) di Asia Tenggara. Sebagai realisasi awal, Singapura resmi menggandeng Indonesia untuk menggarap megaproyek pembangkit listrik tenaga surya (solar) di Morowali, Sulawesi Tengah.

Kerja sama sektor ini mencakup kerangka niaga perdagangan listrik lintas batas negara serta mekanisme kredit karbon (carbon credit). Singapura menaruh kepercayaan tinggi terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo.

"Kami memiliki optimisme yang kuat terhadap prospek masa depan Indonesia. Singapura siap untuk terus memperkuat kemitraan strategis ini, baik dalam mendukung transisi energi hijau maupun memperkokoh pertahanan bersama, demi memastikan kawasan kita tetap stabil, aman, dan sejahtera," ungkap PM Lawrence Wong.

Rincian 26 Dokumen Perjanjian Strategis Baru

Secara keseluruhan, pertemuan Leaders’ Retreat kali ini menelurkan 26 kesepakatan konkret yang memayungi sektor publik maupun swasta. Kerja sama ini menjadi cetak biru baru hubungan diplomatik kedua negara tetangga agar lebih mendalam dan berdampak langsung pada masyarakat.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: