KKP–Jepang Resmi Kerja Sama, SDM Perikanan Diperkuat
Kerja sama KKP–Jepang dimulai, fokus pada penguatan SDM perikanan dan peluang kerja di Jepang melalui program pelatihan dan transfer keahlian.
JALURDUA JAKARTA -
Kerja sama KKP–Jepang resmi dimulai saat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerima delegasi Japan International Cooperation Agency (JICA) di Jakarta, awal April 2026. Program ini bertujuan memperkuat SDM kelautan Indonesia sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kerja perikanan di Jepang melalui pelatihan, transfer keahlian, dan penempatan tenaga terampil.
Kerja Sama KKP–Jepang Dorong SDM Perikanan Global
Langkah awal kerja sama KKP–Jepang ini ditandai melalui pertemuan resmi antara Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) dan tim ahli JICA. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, namun sarat agenda strategis.
Sekretaris BPPSDM KP, Lilly Aprilya Pregiwati, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar program teknis. Ada misi besar di baliknya: membangun SDM perikanan Indonesia yang mampu bersaing di pasar global.
“Kerja sama ini tidak hanya memperkuat kapasitas SDM kelautan dan perikanan Indonesia, tetapi juga menjawab kebutuhan tenaga kerja sektor perikanan di Jepang,” ujar Lilly. dikutip, Senin, 6 April 2026.
Di tengah tantangan globalisasi, kebutuhan tenaga kerja terampil menjadi isu krusial. Jepang, dengan populasi usia produktif yang menurun, membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia.
Dalam konteks ini, Indonesia tidak hanya sebagai pemasok tenaga kerja, tetapi juga mitra strategis yang berkontribusi pada keberlanjutan sektor perikanan global.
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
- Mendes Yandri ke Bupati Gowa: Desa Wisata Jangan Jadi Penonton
- Desa Tematik Didorong, Bulukumba Siap Jadi Percontohan
- Mariorennu United Siap All Out Lawan Mentari FC