Mendes Yandri ke Bupati Gowa: Desa Wisata Jangan Jadi Penonton
Mendes PDT Yandri Susanto mendorong Bupati Gowa identifikasi potensi desa wisata dan ekspor melalui sistem proposal untuk tingkatkan ekonomi masyarakat desa.
Pendekatan ini bukan sekadar urusan administratif. Yandri melihat bahwa dengan memilah desa berdasarkan klaster keunggulan, pemerintah pusat dapat menyalurkan intervensi yang lebih presisi. Desa yang kuat di sektor pertanian akan didorong menjadi pusat hortikultura, sementara yang memiliki lanskap indah akan diakselerasi menjadi destinasi pelesir.
Mengubah Posisi Tawar: Dari Bahan Baku ke Pasar Global
Transformasi ekonomi desa menjadi inti dari visi yang dipaparkan Yandri. Selama ini, desa seringkali terjebak dalam posisi sebagai penyedia bahan baku mentah dengan nilai tambah yang minim. Melalui program desa wisata, Yandri ingin membalikkan keadaan tersebut.
"Desa wisata dibentuk semata-mata untuk memberdayakan masyarakat agar dapat berperan sebagai pelaku langsung," tegasnya. Ia membayangkan sebuah ekosistem di mana warga desa bukan lagi penonton, melainkan pengelola, inovator, dan produsen yang mampu menembus pasar global.
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Prabowo Teken Keppres Satgas Ekonomi demi Indonesia Emas
- Mendes Yandri ke Bupati Gowa: Desa Wisata Jangan Jadi Penonton
- Desa Tematik Didorong, Bulukumba Siap Jadi Percontohan
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui