Mengenang Sulo Cuicui, Aksi Asyik yang Tidak Recommended

Mengenang Sulo Cuicui, Aksi Asyik yang Tidak Recommended
Bacakan Artikel

Di era saat Indonesia masih dinahkodai Soeharto itu, warga yang memiliki senter baterai bisa dihitung jari. Bagi anak-anak yang orang tuanya memiliki senter, wajib selalu dipanggil.

Tiga waktu favorit dan episode yang tamat

Sebenarnya sulo cuicui bisa saja dilakukan setiap malam, tapi hal itu tak kami lakukan. Kamu menunggu momen.

Seingat saya ada tiga momen yang tepat melakukan aksi ini. Pembaca boleh mencatatnya, tapi tolong jangan dipraktikkan, sebab dapat merusak keseimbangan ekosistem dan merampas hak hidup makhluk yang bernama cuicui.

Bulan Ramadan menjadi waktu paling sering digunakan sulo cuicui. Di bulan suci itu, malam akan ramai. Dan konon setan dipenjara. Namun, kami jadi “setan” kecil yang mengusik lelap makhluk lain.

Sebelum salat Isya, biasanya kami para anak-anak berkeliaran di kebun cengkeh sekitar rumah membawa obor, memeriksa setiap ranting pohon cengkeh. Begitu melihat ada burung yang bertengger, akan segera nidopa’.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: