Paskah 2026: Seruan Menag untuk Kedamaian dan Persaudaraan Nasional
Menag Nasaruddin Umar sampaikan ucapan Paskah 2026 dan ajak umat Kristiani doakan Indonesia damai, harmonis, dan penuh harapan.
Ajakan Doa untuk Indonesia yang Lebih Damai
Lebih jauh, Menag mengajak umat Kristiani untuk menjadikan sukacita Paskah sebagai energi spiritual yang berdampak luas. Ia secara khusus menyerukan pentingnya doa bagi bangsa.
“Saya menghimbau agar dalam sukacita Hari Raya Paskah ini, masyarakat Kristiani juga mendoakan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia agar hidup dalam suasana damai, tenteram, sejuk, dan penuh harmoni,” ungkapnya.
Ajakan ini menjadi relevan dalam lanskap kebangsaan yang membutuhkan penguatan solidaritas sosial. Doa, dalam perspektif ini, tidak berhenti pada ritual, tetapi menjadi jembatan batin yang memperkuat kohesi nasional.
Paskah tidak datang secara instan. Ia didahului oleh perjalanan panjang yang sarat makna. Umat Kristiani telah melewati masa Prapaskah selama 40 hari—sebuah periode refleksi, pengendalian diri, dan pendalaman spiritual.
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir