Pengendali Baru TRUK Gelar Tender Offer Rp740 per Lembar

Pengendali Baru TRUK Gelar Tender Offer Rp740 per Lembar
Bacakan Artikel

JALURDUA -

EmitenTrust.com - PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) akan menggelar penawaran tender sukarela (voluntary tender offer) yang dilakukan PT Pukul Rata Kanan untuk mengambil alih pengendalian perseroan. Dalam aksi tersebut, PT Pukul Rata Kanan berencana membeli sebanyak-banyaknya 65,25 juta saham atau setara 15% dari modal ditempatkan dan disetor TRUK pada harga Rp740 per lembar. Berdasarkan keterbukaan informasi TRUK pada Kamis (5/11) PT Pukul Rata Kanan menargetkan kepemilikan saham sebanyak 130,5 juta saham atau 30% apabila seluruh saham yang ditawarkan dalam tender sukarela tersebut berhasil diperoleh. Perseroan menyampaikan bahwa penawaran tender sukarela tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 54/2015. Aksi ini juga bertujuan memberikan kesempatan kepada para pemegang saham, khususnya pemegang saham minoritas, untuk menentukan keputusan investasinya. PT Pukul Rata Kanan menyatakan tidak memiliki rencana untuk melakukan go-private terhadap TRUK. Dengan demikian, perusahaan tetap akan berstatus sebagai perusahaan terbuka setelah proses penawaran tender sukarela tersebut. Manajemen TRUK menjelaskan, rencana penawaran tender sukarela berpotensi mengakibatkan perubahan pengendali apabila PT Pukul Rata Kanan berhasil memperoleh jumlah saham yang ditargetkan. Meski demikian, berdasarkan informasi dan kondisi saat ini, rencana tersebut diperkirakan tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan. Tanggal Pengumuman Pernyataan Penawaran Tender Sukarela 25 September 2026 Adapun Penawaran Tender Sukarela Menjadi Efektif 4 November 2026Periode Penawaran Tender Sukarela 6 November – 7 Desember 2026Penjatahan 10 Desember 2026Pengembalian Saham yang Tidak Dibeli 14 Desember 2026Pembayaran 15 Desember 2026. Sebagai informasi Saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) berada di level Rp6.025 per saham dengan reli penguatan ekstrem lebih dari 1.000%, namun reli tersebut tidak didukung oleh fundamental keuangan karena perusahaan masih mencatatkan rugi