Presiden Prabowo Pulang Bawa Rp575 Triliun: Respons Cepat Bangun Ketahanan Ekonomi Indonesia 2026

Presiden Prabowo raih komitmen bisnis Rp575 triliun dari kunjungan ke Jepang dan Korea Selatan. Seskab Teddy ungkap detail USD 33,89 miliar untuk hilirisasi, energi hijau, dan lapangan kerja. Baca kisah lengkapnya.

Presiden Prabowo Pulang Bawa Rp575 Triliun: Respons Cepat Bangun Ketahanan Ekonomi Indonesia 2026
Foto: Presiden Prabowo Subianto sepulang dari Jepang dan Republik Korea/BPMI Setpres/
Bacakan Artikel

Momentum di Tengah Geopolitik Global

Di era ketegangan geopolitik, keberhasilan kunjungan ini semakin istimewa. Investor Jepang dan Korea justru meningkatkan minatnya terhadap Indonesia. Pertumbuhan investasi Korea rata-rata 14 persen per tahun, sementara Jepang sekitar 8-9 persen. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia dianggap sebagai mitra strategis yang stabil dan prospektif di kawasan.

Prabowo tak hanya membawa pulang komitmen finansial, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai magnet investasi di Asia Tenggara. Pemerintah akan terus memastikan iklim investasi tetap kondusif melalui penyederhanaan regulasi dan dukungan infrastruktur.

Kunjungan ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang tegas dan visioner mampu mengubah tantangan global menjadi peluang besar. Bagi masyarakat Indonesia, Rp575 triliun bukan sekadar angka—melainkan fondasi bagi masa depan yang lebih sejahtera, industri yang lebih kuat, dan lingkungan yang lebih hijau.*

Pilih Halaman: