News and Education Versi penuh
Edukasi

Sinergi UT Bulukumba dan DPRD: Pacu SDM Daerah

UT Bulukumba gandeng DPRD untuk perluas akses kuliah pekerja. Model belajar fleksibel dan terjangkau jadi solusi peningkatan kualitas SDM daerah.

Oleh Uno 21 May 2026 11:45 3 menit baca

Jalurdua.com BULUKUMBA – Lembaran berkas program kerja itu diletakkan dengan mantap di atas meja ruang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Senin (18/5/2026). Di ruangan yang sejuk itu, Drs. Effendy Mantang, M.Hum, Koordinator UT Wilayah Bulukumba, langsung memaparkan misi krusial: membebaskan masyarakat lokal dari belenggu mahalnya biaya dan kaku-nya waktu kuliah. Langkah taktis ini diambil demi mempercepat peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Panrita Lopi melalui sistem pendidikan tinggi yang fleksibel.

Pertemuan formal yang berlangsung hangat ini diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Syahruni Haris, S.Sos., M.Ikom. Sinergi antara penyedia layanan pendidikan tinggi negeri dengan lembaga legislatif ini menjadi momentum penting untuk memperluas akses kuliah bagi warga yang selama ini terbentur kendala geografis dan finansial.

Fleksibilitas Universitas Terbuka Jadi Solusi Kuliah Pekerja

Bagi sebagian besar pekerja dan aparatur pemerintah daerah di Bulukumba, melanjutkan studi ke jenjang sarjana sering kali menjadi impian yang tertunda. Jarak geografis menuju kampus konvensional di ibu kota provinsi dan jam kerja yang padat menjadi tembok penghalang yang tebal.

Melihat realita tersebut, Effendy Mantang menegaskan bahwa kehadiran Universitas Terbuka di wilayah ini dirancang khusus untuk mendobrak hambatan tersebut. UT menawarkan model pembelajaran jarak jauh yang tidak menuntut mahasiswa hadir secara fisik di kelas setiap hari.

"Kami membawa komitmen nyata untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang tidak hanya terjangkau secara biaya, tetapi juga sangat fleksibel," ujar Effendy di sela-sela audiensi.

Ia menambahkan, keberadaan layanan ini diharapkan mampu menjadi oase bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik tanpa harus mengorbankan mata pencaharian mereka atau meninggalkan kampung halaman.

Dukungan DPRD Bulukumba untuk Pemerataan Pendidikan

Mendengar pemaparan tersebut, Wakil Ketua DPRD Bulukumba, Syahruni Haris, memberikan respons positif. Sebagai legislator, ia memahami betul bahwa indeks pembangunan manusia di daerahnya sangat bergantung pada seberapa mudah masyarakat mengakses pendidikan tinggi.

"Akses pendidikan tinggi yang inklusif dan mudah dijangkau adalah kunci utama dalam mendongkrak kualitas SDM di daerah kita," ungkap Syahruni dengan nada optimistis.

Pihak parlemen menilai, langkah UT Wilayah Bulukumba yang proaktif menjemput bola ke daerah-daerah merupakan strategi tepat sasaran. DPRD Kabupaten Bulukumba juga menyatakan kesiapannya untuk mengawal jalannya sosialisasi ini agar program-program pendidikan tinggi tersebut dapat menyentuh lapisan masyarakat paling bawah, termasuk perangkat desa di pelosok Bulukumba.

Strategi Sinergi Lembaga Demi Masa Depan SDM Daerah

Audiensi ini bukan sekadar pertemuan seremonial atau ajang silaturahmi biasa. Pertemuan ini menandai dimulainya kolaborasi strategis jangka panjang antara akademisi dan pembuat kebijakan di daerah.

Tantangan global dan digitalisasi birokrasi saat ini menuntut aparatur pemerintah serta tenaga kerja lokal untuk terus memperbarui keilmuan mereka. Melalui skema kemitraan ini, ke depan diharapkan akan lahir regulasi atau program bantuan pendidikan yang kian memudahkan masyarakat mengakses perkuliahan di UT.

Dengan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak, jalan bagi warga Bulukumba untuk meraih gelar sarjana kini kian terbuka lebar. Kuliah tidak lagi menjadi privilese bagi mereka yang bermodal besar, melainkan hak yang bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat sembari tetap membangun daerah dari garis depan pekerjaan mereka masing-masing.***

Topik terkait
UT Bulukumba Universitas terbuka DPRD Bulukumba