Standar LAM KPRS: Cara RSUD Bulukumba Kejar Mutu Paripurna

RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba gelar re-sosialisasi standar akreditasi LAM KPRS 2026 untuk tingkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien secara nyata.

Standar LAM KPRS: Cara RSUD Bulukumba Kejar Mutu Paripurna
Foto: Pembukaan kegiatan dilaksanakan secara virtual dan berlangsung di ruang pertemuan Lantai II RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba pada Kamis, 23 April 2026/Humas RSUD/JalurDua/
Bacakan Artikel

JALURDUA BULUKUMBA - Layar monitor di ruang pertemuan Lantai II RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba menampilkan deretan wajah serius para surveyor LAM KPRS pagi itu, Kamis, 23 April 2026. Bukan sekadar rutinitas birokrasi, re-sosialisasi standar akreditasi ini menjadi ajang krusial bagi manajemen rumah sakit untuk membedah ulang instrumen pelayanan kesehatan demi memastikan setiap warga Bulukumba mendapatkan hak keamanan medis yang setara.

Langkah ini diambil sebagai fondasi menghadapi proses akreditasi berkelanjutan. Bagi rumah sakit pelat merah terbesar di Bulukumba ini, akreditasi bukan hanya tentang sertifikat di dinding, melainkan janji perbaikan mutu yang harus dirasakan langsung oleh pasien saat memasuki pintu IGD hingga ruang rawat inap.

Strategi Peningkatan Mutu di Tengah Tantangan Medis

Dalam suasana yang interaktif, dr. Rismayanti Waris, Sp.KG, yang mewakili Direktur RSUD, menekankan bahwa pemahaman teknis terhadap instrumen LAM KPRS (Lembaga Akreditasi Mandiri Keselamatan Pasien Rumah Sakit) adalah harga mati. Ia mengingatkan seluruh Tim Pokja bahwa kesalahan sekecil apa pun dalam prosedur medis bisa berdampak fatal.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: