WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
Hanya sampai 30 April 2026! Ikuti Program Repatriasi Migran 2.0 Malaysia. Pulang ke Indonesia lebih murah, tanpa denda jutaan & bebas hukum. Cek syaratnya di sini.
Jalurdua.com Kuala Lumpur โ Waktu terus berdetak bagi ribuan Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia yang terjebak dalam status tanpa izin. Di tengah hiruk-pikuk pusat kota Kuala Lumpur yang lembap, kabar dari Jalan Tun Razak, markas besar KBRI membawa angin segar sekaligus peringatan keras: Program Repatriasi Migran 2.0 akan resmi ditutup pada 30 April 2026. Jika melampaui tenggat tersebut, impian untuk pulang tanpa bayang-bayang jeruji besi dan denda belasan juta rupiah bisa seketika sirna.
Duta Besar RI untuk Malaysia, Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo, menegaskan bahwa inisiatif Departemen Imigrasi Malaysia yang telah berjalan sejak Mei tahun lalu ini adalah "pintu darurat" paling aman. Melalui program ini, para Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) asal Indonesia dapat kembali ke pelukan keluarga tanpa harus melewati drama persidangan atau dakwaan hukum yang melelahkan.
Kepastian Hukum di Balik Selembar 'Check Out Memo'
Bagi banyak pekerja migran, ketakutan terbesar saat melangkah ke kantor imigrasi adalah borgol dan deportasi paksa. Namun, skema Repatriasi Migran 2.0 menawarkan sesuatu yang berbeda: kemanusiaan yang terukur secara administratif. Setiap pemohon yang mendaftar akan mengantongi Check Out Memo (COM), sebuah dokumen sakti yang menjamin keberangkatan mereka di bandara atau pelabuhan tetap mulus dan bebas dari jeratan hukum.
- Mourinho Bawa 'Mantan Tukang Pukulnya' Jadi Staf Pelatih Real Madrid?
- Yamal Kini Bersyukur Kalah dari Dembele di Ballon d'Or 2025
- Trump Telepon Netanyahu Lagi, Israel Setuju Setop Serang Iran
- Jelang Indonesia Vs Mozambik, Merah Putih Bahaya di Babak I
- Jadi Unggulan di Piala Dunia 2026, Spanyol Membumi
- Trump Telepon Netanyahu Lagi, Israel Setuju Setop Serang Iran
- Wamenlu Beber Alasan Penyerahan Surat Kepercayaan Dubes Sempat Telat
- Trump soal Persembunyian Mojtaba: Kemungkinan Besar Saya Mengetahui
- Mourinho Bawa 'Mantan Tukang Pukulnya' Jadi Staf Pelatih Real Madrid?
- Yamal Kini Bersyukur Kalah dari Dembele di Ballon d'Or 2025
- Kasat Lantas Polres Bulukumba Didesak Tertibkan Knalpot Brong
- Cara Campus League Tingkatkan Prestasi Olahraga di Level Universitas
- Finalis Kualifikasi Junior Soccer World Challenge 2026 Dikirim ke Jepang
- Payment Point Bank Sulselbar Kini Beroperasi di Gedung Ammatoa
- Piala Dunia: Hati-hati Ada Ular di Markas Timnas Swiss!
