100 UMKM Bulukumba Dibekali Digital Marketing dan Pembiayaan Syariah

Sebanyak 100 pelaku UMKM Bulukumba ikuti pelatihan digital marketing, branding, dan pembiayaan syariah di Kantor Bupati, Rabu 29 April 2026. Simak fakta lengkapnya.

100 UMKM Bulukumba Dibekali Digital Marketing dan Pembiayaan Syariah
Foto: Daud Kahal, membuka kegiatan dengan pesan tegas. Menurutnya, UMKM bukan sekadar pelengkap melainkan prioritas utama pembangunan daerah, setara dengan infrastruktur dan ketahanan pangan/JalurDua/
Bacakan Artikel

Daud Kahal, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bulukumba
Lebih dari sekadar retorika, Daud Kahal menyebut langkah konkret: pengembangan Kawasan Pantai Merpati sebagai sentra ekonomi terintegrasi, yang terhubung langsung dengan kolam labuh dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Sebuah ekosistem yang dirancang agar produk UMKM lokal punya panggung.

Digital Marketing UMKM: Peluang di Tengah Wisata yang Menggeliat


Bulukumba bukan daerah sembarangan. Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Sulawesi Selatan dengan Pantai Bira, Tanjung Bira, hingga tradisi perahu pinisi, angka kunjungan wisatawan terus bertumbuh. Dan di sinilah, kata Daud Kahal, peluang emas bagi UMKM Bulukumba terbuka lebar.

"Bulukumba sebagai destinasi wisata membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang, perlu didukung berbagai produk kuliner dan cenderamata sebagai bagian dari amenitas wisata yang berjalan seiring aksesibilitas dan atraksi."


Dua narasumber hadir membawa ilmu praktis. Andi Awal Irsyad, Founder dan CEO Ondeway Indonesia, berbagi strategi digital marketing dan penguatan branding UMKM. Sementara Akbar Syarif, Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia Bulukumba, membedah akses pembiayaan syariah yang bisa langsung dimanfaatkan pelaku usaha kecil.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: