Afganistan Larang TikTok dan PUPB, Dinilai Sesatkan Generasi Muda
Jalurdua.com - Jakarta | Pemerintah Taliban melarang penggunaan aplikasi games PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) dan media sosial TikTok di Afghanistan. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicar...
Sementara itu, salah satu pemuda dari Kabul Alexander Najib mengatakan pendapatnya tentang aplikasi yang dilarang Taliban.
“Tidak hanya Tiktok, tetapi di semua jejaring sosial kita dapat belajar keterampilan hidup, kita dapat belajar bahasa dan kita dapat mempelajari banyak subjek Islam, jadi itu tidak bisa menjadi alasan yang masuk akal untuk memblokir akses ke aplikasi ini karena itu mengarahkan tersesat muda,” katanya.
Di sisi lain, pemuda lainnya Tahir Ayoubi mendukung upaya Taliban untuk melarang sejumlah aplikasi hiburan.
“Orang -orang muda dapat menghibur diri dengan cara lain melalui menggambar, melukis, dan seni. Pendapat pribadi saya adalah bahwa Tiktok harus dilarang," ujarnya.
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca