Alarm Inflasi Bulukumba: Penggiling Lokal Desak SK Bupati
Koordinator Penggiling Lokal Bulukumba desak pembentukan Tim Monitoring Gabah melalui SK Bupati guna cegah kebocoran stok pangan dan tekan inflasi daerah.
Realitas di lapangan memang kontras dengan harapan para petani dan pengusaha lokal. Truk-truk besar bermuatan gabah kering pungut kerap terlihat melintasi batas kabupaten pada malam hari. Tanpa adanya Tim Monitoring yang melibatkan TNI, Polri, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), arus distribusi ini menjadi gelap dan tak terukur.
Para pelaku usaha penggilingan lokal mulai merasakan sesak napas ekonomi. Mereka harus berebut sisa-sisa gabah dengan spekulan luar daerah yang berani menawarkan harga lebih tinggi namun membawa dampak jangka panjang yang merusak stabilitas pangan lokal. "Jika penggilingan lokal mati karena tak punya bahan baku, jangan kaget kalau harga beras di pasar Bulukumba nantinya malah melonjak," tambah Abbana.
Menanti Taji Pemerintah dan Rekomendasi DPRD
- Rebut Pole Lagi Setelah 196 Hari, Ini Kata Francesco Bagnaia
- Pemegang Saham AYAM Drop! Haji Singgih Januratmoko Pengendali Tunggal
- KOI Beri Penghargaan Buat Atlet dan Cabor Konsisten Raih Prestasi
- Hasil Super League: Arema Menang 3-0 Atas PSM
- IRGC Rilis Rekaman Serangan Rudal Ditempel Pesan ke Kapal-kapal AS
- Alarm Inflasi Bulukumba: Penggiling Lokal Desak SK Bupati
- Jumat Berkah, Relawan KSJ Bulukumba Sapa Warga di Depan Lapas
- DPRD Bulukumba Rekomendasi Pemkab Bentuk Tim Monitoring Gabah dan Beras
- Rebut Pole Lagi Setelah 196 Hari, Ini Kata Francesco Bagnaia
- Pemegang Saham AYAM Drop! Haji Singgih Januratmoko Pengendali Tunggal