Amazing, Nama Messi Diabadikan Jadi Nama Spesies Tanaman Baru yang Langka
Jalurdua.com Klikhijau.com – Lionel Messi itu fenomena. Selalu menjadi pusat perhatian. Bukan hanya di dunia sepak bola, tetapi juga di luar lapangan hijau.
Apa pun yang menyandang nama Messi, akan menjadi sorotan. Begitu pula yang dialami oleh spesies tumbuhan baru yang ditemukan di Pegunungan Andes, Peru kini ramai beritakan.
Bukan hanya karena tanaman itu langka yang endemik di pegunungan Andes, tetapi karena menyandang nama eks pemain Barcelona itu, yakni Salvia messii.
Penamaan Salvia Messi bukan tanpa alasan, warna tanaman tersebut beririsan dengan warna jesrsey Tim Nasional Argentina—perpaduan biru muda dan putih.
Pun penemuan spesies tersebut bertepatan dengan momen menjelang perpisahan Messi dari sepak bola internasional.
Terancam punah
Salvia Messi merupakan spesies terancam punah dari famili mint (Lamiaceae). Tanaman ini mampu tumbuh hingga setinggi 1,5 meter.
Hal menarik dan unik dari tanaman ini adalah memiliki daya tahan ekstra. Ia mampu bertahan hidup di lereng berbatu dan gersang pada ketinggian 2.000 hingga 2.400 meter di atas permukaan laut (Mdpl).
Paul Gonzales, Ketua tim penelitian dari Museum Sejarah Alam Universitas Nasional San Marco menjelaskan, keberadaan spesies ini sangat krusial karena kondisi populasinya yang sangat rentan di alam liar.
"Spesies ini terancam punah terutama akibat dampak perubahan iklim yang ekstrem dan maraknya kebakaran hutan di wilayah Andes," kata Paul Gonzales dalam laporan ilmiahnya dikutip dari CNN Indonesia.
Sebenarnya jika ditelisik lebih jauh, ada perbedaan nama Messi dengan nama tanaman tersebut yakni, Messii. Ada dua huruf itu.
Namun, penambahan satu huruf (i) bukan tanpa alasan, penamaan ilmiah berbasis bahasa Latin tersebut diterapkan sesuai aturan internasional, di mana akhiran huruf 'i' ditambahkan pada nama belakang sang pemain untuk menandai kepemilikan.
Peneliti asal Argentina yang turut terlibat dalam studi ini, Rolando Uria mengungkapkan alasan emosional di balik pemilihan nama mantan pemain Albiceleste berusia 39 tahun tersebut.
"Kami ingin mengabadikan warisan dan keandalan sosok Lionel Messi di lapangan ke dalam nama tumbuhan yang memiliki kemampuan adaptasi luar biasa di lingkungan keras ini. Salvia messii secara harfiah bermakna 'tanaman Messi'," ujar Rolando Uria.
Spesies endemik ini juga diketahui berada dalam kerabat subspesies yang kaya manfaat medis, seperti kandungan antioksidan, antiinflamasi, hingga antiseptik.
Sebelum Messi, penamaan flora dan fauna menggunakan nama bintang sepak bola telah dilakukan, seperti yang dilakukan oleh peneliti asal Spanyol Jesus Ortea, yang menamai spesies moluska laut baru dengan naman kiper veteran Cape Verde, Vozinha.
Bukan hanya itu, nama mantan kiper Real Madrid Keylor Navas juga pernah diabadikan menjadi nama spesies siput laut mungil yang ditemukan pada tahun 2019 lalu.
Dengan penghormatan yang terbilang unik itu, nama Messi kini tidak hanya melekat pada dunia si kulit bundar, tetapi juga menjadi bagian dari dunia botani.