Australia Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses YouTube, Efektif Mulai Desember 2025

JEJAKSULSEL.ID – Pemerintah Australia memperluas daftar platform digital yang dilarang diakses oleh anak-anak di bawah usia 16 tahun. Setelah sebelumnya memblokir akses ke TikTok, Instagram, Snapchat...

Australia Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses YouTube, Efektif Mulai Desember 2025
Bacakan Artikel

JALURDUA 
JEJAKSULSEL.ID
– Pemerintah Australia memperluas daftar platform digital yang dilarang diakses oleh anak-anak di bawah usia 16 tahun. Setelah sebelumnya memblokir akses ke TikTok, Instagram, Snapchat, dan X (dulu Twitter), kini giliran YouTube yang akan masuk dalam kebijakan pelarangan tersebut.

Langkah ini diambil usai laporan dari eSafety Commissioner, badan pengawas digital Australia, mengungkap bahwa 37% anak usia 10 hingga 15 tahun mengaku terpapar konten berbahaya melalui YouTube. Angka ini menjadi yang tertinggi dibandingkan platform lainnya, mengalahkan TikTok (23%), Facebook (11%), dan Instagram (8%).

YouTube Dianggap Tidak Lagi Aman untuk Anak

Awalnya, YouTube dikecualikan dari pelarangan karena dianggap lebih menitikberatkan pada konten edukatif daripada fungsi media sosial. Namun, data terbaru memaksa pemerintah mengubah pendekatan.

"Media sosial, termasuk YouTube, memiliki dampak serius terhadap perkembangan anak-anak," tegas Perdana Menteri Australia Anthony Albanese. "Kami ingin para orang tua tahu bahwa pemerintah berpihak kepada mereka dalam menciptakan ruang digital yang lebih sehat."

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: