Imbas Adanya Partai Mahasiswa Indonesia: Status Agent of Change Hilang

Jalurdua.com - Jakarta | Ahli hukum tata negara sekaligus pengamat politik Indonesia, Refly Harun menyikapi soal kabar terbentuknya Partai Mahasiswa Indonesia. Refly Harun kemudian menyinggung beb...

Imbas Adanya Partai Mahasiswa Indonesia: Status Agent of Change Hilang
Bacakan Artikel

Sehingga, lanjut Refly Harun, apabila mahasiswa tergabung dalam partai politik maka status yang dilekatkan itu akan hilang.

"Kalau dia menjadi partai politik maka status itu ya hilang. Dia akan menjadi political force atau political movement, gerakan politik atau kekuatan politik yang tidak ada bedanya dengan kekuatan politik lainnya dalam rangka merebut kekuasaan melalui kontestasi pemilu," ujar Refly Harun.

Padahal, kata dia, yang dibutuhkan mahasiswa saat berproses adalah pikiran yang sehat, pikiran yang normal, serta pikiran tanpa kepentingan, kecuali kepentingan rakyat.

"Jadi kalau mahasiswa sudah diwarnai kepentingan-kepentingan, maka dia bukan lagi mahasiswa jadinya, dia sudah menjadi kelompok kepentingan yang sangat politis yaitu yang berbaju partai politik. Jadi tidak sesuai dengan hakikat keberadaan mahasiswa," ucapnya.

Menurut Refly Harun, semestinya, mahasiswa dapat mengandalkan kekuatan moralnya untuk menyuarakan kegelisahan rakyat, berjuang tanpa kepentingan.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: