Imbas Adanya Partai Mahasiswa Indonesia: Status Agent of Change Hilang
Jalurdua.com - Jakarta | Ahli hukum tata negara sekaligus pengamat politik Indonesia, Refly Harun menyikapi soal kabar terbentuknya Partai Mahasiswa Indonesia. Refly Harun kemudian menyinggung beb...
Sehingga, lanjut Refly Harun, apabila mahasiswa tergabung dalam partai politik maka status yang dilekatkan itu akan hilang.
"Kalau dia menjadi partai politik maka status itu ya hilang. Dia akan menjadi political force atau political movement, gerakan politik atau kekuatan politik yang tidak ada bedanya dengan kekuatan politik lainnya dalam rangka merebut kekuasaan melalui kontestasi pemilu," ujar Refly Harun.
Padahal, kata dia, yang dibutuhkan mahasiswa saat berproses adalah pikiran yang sehat, pikiran yang normal, serta pikiran tanpa kepentingan, kecuali kepentingan rakyat.
"Jadi kalau mahasiswa sudah diwarnai kepentingan-kepentingan, maka dia bukan lagi mahasiswa jadinya, dia sudah menjadi kelompok kepentingan yang sangat politis yaitu yang berbaju partai politik. Jadi tidak sesuai dengan hakikat keberadaan mahasiswa," ucapnya.
Menurut Refly Harun, semestinya, mahasiswa dapat mengandalkan kekuatan moralnya untuk menyuarakan kegelisahan rakyat, berjuang tanpa kepentingan.
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
- NasDem Bulukumba Protes Pemberitaan Tak Berimbang
- Bulukumba: DPD Perindo Gelar Halal Bihalal & Konsolidasi, Pererat Tali Persaudar...
- Raja Yordania Abdullah II sambangi Indonesia, berikut profilnya
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia