Infrastruktur Kesehatan Bulukumba Prioritas, 8 Puskesmas Direhab

Infrastruktur kesehatan Bulukumba dalam kondisi kritis. 8 ambulans puskesmas tidak layak pakai & 8 gedung menua. Pemkab desak Kemenkes turun tangan.

Infrastruktur Kesehatan Bulukumba Prioritas, 8 Puskesmas Direhab
Foto: Bupati Bulukumba Didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Muhammad Amrullah dan Direktur RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja dr. H. Rizal Ridwan Dappi, pemerintah daerah mempresentasikan usulan darurat di hadapan Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono./JalurDua/
Bacakan Artikel

Penguatan sarana di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja sebagai rumah sakit rujukan regional Sulawesi Selatan bagian timur, serta pemenuhan alat Laboratorium Kesehatan Masyarakat, menjadi pertaruhan besar bagi keberhasilan program Transformasi Sistem Kesehatan Nasional di tingkat lokal.

Menanti Realisasi Komitmen Transparansi

Langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Bulukumba menghadang ketimpangan fasilitas medis ke Kementerian Kesehatan patut diapresiasi secara jurnalisme objektif. Kendati demikian, laporan ini menyisakan catatan kritis yang harus terus dikawal oleh publik dan media massa.

Hingga naskah ini diturunkan, pihak Kementerian Kesehatan belum merinci skema bantuan, besaran alokasi anggaran, maupun linimasa pasti eksekusi pengadaan ambulans dan rehabilitasi gedung-gedung usang tersebut. Sikap Kemenkes yang sekadar "memberikan perhatian" harus dikawal agar tidak berujung menjadi janji birokrasi tanpa realisasi.

Masyarakat Bulukumba kini berada dalam posisi menanti. Akses kesehatan yang merata dan berkualitas tidak akan pernah tercapai selama ambulans rujukan masih tidak layak pakai dan atap-atap puskesmas di pedesaan dibiarkan melapuk dimakan waktu.***

Pilih Halaman: