Jika Terus Kirim Senjata, Rusia : Ancam 'konsekuensi yang tidak dapat diprediksi'
Jalurdua.com - Jakarta | Rusia secara resmi memperingatkan Amerika Serikat - dan negara-negara sekutunya - agar tidak memasok senjata ke Ukraina. Peringatan itu muncul dalam catatan diplomatik res...
Lebih dari lima juta orang telah melarikan diri dari Ukraina sejak invasi Rusia dimulai pada 24 Februari, menurut PBB.
Jaksa di Ukraina mengatakan pasukan Rusia menembaki konvoi bus yang sedang mengevakuasi penduduk dari kota Borova, di selatan Kharkiv, pada hari Kamis (14/04), menewaskan tujuh orang dan melukai 27 lainnya.
Para pejabat di kota Mariupol yang terkepung mengatakan penjajah Rusia telah mulai menggali mayat yang terkubur di pekarangan blok perumahan.
Pasukan Rusia mulai menarik diri dari sekitar ibu kota Ukraina pada bulan Maret untuk fokus pada upaya merebut bagian timur negara itu, tetapi Kyiv tetap rentan terhadap serangan rudal.
Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan Rusia tidak menyebutkan karamnya kapal induk Angkatan Laut divisi Laut Hitam dalam semalam.
Pabrik militer yang disasar dalam serangan tersebut memproduksi rudal anti-kapal laut, termasuk beberapa yang mirip dengan Neptunus yang diklaim Ukraina telah digunakan untuk menyerang dan menenggelamkan kapal Moskva.
Rusia punya cerita berbeda tentang tenggelamnya kapal perang itu. Pejabat pertahanan Moskow mengklaim kebakaran yang tidak dapat dijelaskan di atas kapal menyebabkan amunisi meledak, yang pada akhirnya membuat Moskva "kehilangan keseimbangan" saat ditarik ke pelabuhan.
Penyebab karamnya kapal induk Laut Hitam yang dijaga sangat ketat itu belum dikonfirmasi secara independen.
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca
- WNA Inggris Intimidasi Warga Renon Diciduk, Ternyata Overstay
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- KRI Bima Suci Berlayar ke Singapura, Misi Diplomasi
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
- Makan Bergizi Gratis Maluku: Pacu Sertifikasi SLHS Demi Siswa
- Sinergi Diskominfo Sulsel–BMKG, Perkuat Info Cuaca