Gabah Bergerak Keluar Daerah, Penggiling Bulukumba Desak DPRD Gelar RDP

Ketahanan pangan Bulukumba terancam akibat eksodus gabah ke luar daerah. FPPLB desak DPRD segera gelar RDP untuk bendung lonjakan harga beras lokal.

Gabah Bergerak Keluar Daerah, Penggiling Bulukumba Desak DPRD Gelar RDP
Foto: Ilustrasi karikatur berita/AI Gemini/JalurDua/
Bacakan Artikel

"Kami melihat ada pergerakan masif pembeli dari luar daerah yang menyerap gabah petani kita dengan harga tinggi. Di satu sisi ini menguntungkan petani sesaat, namun di sisi lain, ini ancaman bagi kedaulatan pangan kita sendiri," tegas Koordinator FPPLB, Abbana, dengan nada penuh kekhawatiran.

Menurutnya, ironi sedang terjadi. Gabah dipanen dari tanah Bulukumba, namun segera diangkut keluar, meninggalkan gudang-gudang penggilingan lokal dalam keadaan kosong. Dampaknya nyata: operasional penggilingan terhenti, dan potensi lonjakan harga beras di pasar-pasar tradisional di Bulukumba pun tinggal menunggu waktu.

DPRD Didesak Gelar RDP Guna Perkuat Satgas Pangan


Meskipun Bupati Bulukumba telah memberikan respons cepat terhadap pernyataan sikap forum, FPPLB menilai perlu adanya langkah hukum yang lebih konkret. Payung kebijakan yang kuat diperlukan untuk memastikan stabilitas stok cadangan pangan daerah tetap terjaga di tengah krisis.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: