Listrik RSUD Bulukumba Mati, Manajemen Pastikan Pasien Aman
RSUD Bulukumba padam total pada 23 April 2026 demi pemeliharaan trafo dan integrasi Gedung Jantung Terpadu. Simak dampak layanan dan langkah mitigasi manajemen.
JALURDUA BULUKUMBA - Kegelapan sempat menyelimuti koridor RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba pada Kamis (23/4) sore. Sejak pukul 17.35 WITA, deru mesin medis dan sejuknya pendingin ruangan mendadak senyap, memaksa sejumlah tindakan medis krusial, termasuk operasi di ruang bedah, harus ditangguhkan sementara. Pemadaman total selama kurang lebih dua jam ini merupakan langkah darurat medis demi mengintegrasikan sistem kelistrikan ke Gedung Perawatan Jantung Terpadu yang baru.
Pemeliharaan Trafo dan Integrasi Gedung Baru
Humas RSUD Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, mengonfirmasi bahwa penghentian arus listrik ini telah direncanakan sebagai bagian dari pemeliharaan skala besar. Fokus utamanya adalah perawatan trafo induk dan pembenahan jaringan distribusi listrik untuk mendukung fasilitas kesehatan mutakhir yang baru saja rampung.
- Hilmi Panigoro Lepas 10 Juta Saham MEDC Harga Bawah, Ada Apa?
- Hasil FP1 Moto3 Spanyol: Quiles Tercepat, Veda Ega Posisi 24
- Tikungan Akhir Kejar-kejaran Poin City dan Arsenal di Ujung Premier League
- RUPO WIKA Setujui Penundaan Bayar Bunga hingga 2027
- Iran Akan Bebaskan Tarif Selat Hormuz ke Negara Sahabat Termasuk Rusia
- Listrik RSUD Bulukumba Mati, Manajemen Pastikan Pasien Aman
- Cegah Nikah Dini, KUA Gantarang Masifkan Silaturahmi Lintas Sektor
- Standar LAM KPRS: Cara RSUD Bulukumba Kejar Mutu Paripurna
- Hilmi Panigoro Lepas 10 Juta Saham MEDC Harga Bawah, Ada Apa?
- Hasil FP1 Moto3 Spanyol: Quiles Tercepat, Veda Ega Posisi 24