Model Pengelolaan Sampah Perumahan di Gowa, Warga Bayar Iuran untuk Layanan Angkut

Model Pengelolaan Sampah Perumahan di Gowa, Warga Bayar Iuran untuk Layanan Angkut
Bacakan Artikel

Dirinya pun menyarankan untuk sampah-sampah tersebut dipilah terlebih dahulu mana sampah organik dan non-organik agar tidak menyulitkan bagi petugas sampah untuk memilah. Tujuannya adalah jika sampah-sampah yang bisa dijual seperti sampah plastik akan lebih memudahkan pengepul tadi agar tidak usah memilah lagi.

Ketua Rukun Tetangga (RT), Abdul Rahim Zain, di perumahan tersebut, mengatakan pengelolaan sampah ini tidak hanya di perumahan Cita Alam Lestari, tetapi juga di perumahan yang lain di daerah tersebut.

Petugas pengangkut sampah akan mengambil sampah-sampah rumah tangga di perumahan tersebut sebanyak tiga kali dalam satu minggu, yaitu pada hari senin, kamis, dan sabtu. Kemudian petugas tersebut juga hanya mengambil sampah rumah tangga saja.

“Dia (pekerja pengangkut sampah) tidak mau ambil sampah kayu-kayu,” ujar istri Abdul Rahim yang turut menjamu kami dengan ramah.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: