Jalurdua.com mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Indonesia 9 Februari 2024

Become a member

Get the best offers and updates relating to Liberty Case News.

― Advertisement ―

spot_img

Bus Damri Hadir Menghubungkan Bandara Sultan Hasanuddin dan Pelabuhan ASDP Bira

JalurDua.Com, Bulukumba - kabar gembira datang bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Bira dan Kepulauan Selayar. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, bekerja sama dengan...
BerandaNewsMusrenbang Kecamatan Bulukumba: Forum Perencanaan Pembangunan yang Melibatkan Seluruh Stakeholder

Musrenbang Kecamatan Bulukumba: Forum Perencanaan Pembangunan yang Melibatkan Seluruh Stakeholder

JalurDua.com, Bulukumba – Pemerintah Kabupaten Bulukumba memulai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk tahun anggaran 2025. Sepuluh kecamatan di Kabupaten Bulukumba akan menjadi tuan rumah bagi acara Musrenbang yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Acara Musrenbang dimulai di Kecamatan Gantarang, dilanjutkan ke Kecamatan Kindang pada hari ini. Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, membuka acara tersebut dengan penuh semangat.

Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf menegaskan komitmennya untuk menghadiri Musrenbang di seluruh kecamatan guna melihat secara langsung perkembangan dan dinamika terkait pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan.

Tidak hanya dihadiri oleh bupati, Musrenbang tingkat kecamatan juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, beberapa Anggota DPRD, pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah), Camat, Kepala Desa, Lurah, serta tokoh-tokoh masyarakat.

Kepala Bapperida Bulukumba, A. Syamsul Mulhayat, menjelaskan bahwa Musrenbang Kecamatan adalah amanat dari Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Tujuan utamanya adalah untuk menampung usulan program dan kegiatan dari masyarakat kepada pemerintah daerah.

“Musrenbang Kecamatan juga merupakan forum musyawarah antara pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa/Kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan di wilayah Kabupaten Bulukumba,” ujarnya.

Tahun 2024 merupakan tahun ketiga RPJMD, di mana fokus pembangunan daerah difokuskan pada pengembangan ekonomi masyarakat, termasuk sektor pertanian, perkebunan, perikanan, industri, perdagangan, dan pariwisata sebagai sektor unggulan daerah. Selain itu, RKPD tahun 2025 akan menekankan 10 prioritas pembangunan daerah dengan 18 arah kebijakan pembangunan.

Proses Musrenbang yang dilakukan setiap tahun didasarkan pada pendekatan partisipatif, yang akan disinkronkan dengan pendekatan politik, teknokratik, serta pendekatan top-down dan bottom-up.

“Pelibatan anak dalam pembangunan juga menjadi fokus, dengan mengintegrasikan usulan hasil Musrenbang Anak ke dalam Musrenbang Regular,” tambah Syamsul Mulhayat.

Selama pembukaan Musrenbang, para Camat menyerahkan usulan dokumen prioritas kecamatan kepada Kepala Bapperida untuk disampaikan kepada Bupati Bulukumba. Selain itu, tim delegasi kecamatan juga diukuhkan, seperti yang terjadi di Kecamatan Kindang, di mana tim delegasi terdiri dari Rizal (pemerintahan dan pembangunan manusia), Dian Elvira (ekonomi dan sumber daya alam), serta Herman (infrastruktur dan kewilayahan).

Musrenbang Kecamatan Bulukumba menjadi momen penting dalam partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan, dan diharapkan akan memberikan hasil yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bulukumba.(*)