Optimalisasi Peran Warga Surabaya Utara, Satgas Sungai Lestari Siap Tuntaskan Sampah dari Sumbernya

Optimalisasi Peran Warga Surabaya Utara, Satgas Sungai Lestari Siap Tuntaskan Sampah dari Sumbernya
Bacakan Artikel

Jalurdua.com Klikhijau.com - Upaya memulihkan Kali Tebu sebagai urat nadi ekologis Kota Surabaya kian masif. Melalui inisiatif Mission of Zero Plastic Leakage (MOZAIK) besutan ECOTON, sebanyak 94 ton sampah telah diangkat dari badan air dalam kurun waktu Mei hingga Agustus 2026.

Namun, tumpukan puluhan ton sampah ini justru menjadi jawaban akan permasalahan yang ada di kali tebu. Jumlah sampah yang masif ini menjadi bukti nyata dari krisis pencemaran yang menuntut intervensi kritis, untuk segera dibentuk adanya tindakan pencegahan sistemik dari sumbernya.

Berdasarkan data operasional MOZAIK dari 73,3 ton sampah yang berhasil disortir melalui Material Recovery Facility di TPS 3R Kedungcowek secara mendetail, komposisi polutan menunjukkan fakta yang memprihatinkan. 

Sampah residu mendominasi secara absolut di angka 87,5%, disusul sampah daur ulang (6,7%) dan organik (5,8%). Lebih kritis lagi, 34,9% dari total residu (setara 22,3 ton) merupakan sampah popok sekali pakai dan pembalut. 

Sebagai Manager Program MOZAIK, Amirrudin Muttaqin menyatakan, "Kita sedang menghadapi masifnya beban polutan residu di Kali Tebu. Karena itu, MOZAIK mengambil langkah strategis dengan membentuk Satgas Sungai Lestari. Kami memposisikan satgas ini sebagai ujung tombak penggerak masyarakat. Harapan terbesar kami, kehadiran satgas ini mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan yang mengakar kuat langsung dari kehidupan masyarakat itu sendiri." 

Tingginya beban polutan ini menegaskan bahwa kinerja tim evakuasi dan pemilahan di fasilitas MRF (Material Recovery Facility) akan semakin maksimal dengan adanya pengawasan ketat di tingkat tapak. 

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: