Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia

Pengrajin pinisi Bulukumba, H. Abdullah Hasan, sukses membangun kapal hingga ke luar negeri dan memberdayakan puluhan pekerja lokal.

Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia
Foto: H. Abdullah Hasan (memakai celana pendek) tengah berbincang dengan Kurdiansyah Anggoro/JalurDua/Muhlis Uno/
Bacakan Artikel

“Ini yang paling besar yang pernah saya kerjakan,” katanya singkat, namun penuh makna.

Regenerasi dan Harapan Masa Depan

Meski masih aktif, Abdullah mulai memikirkan regenerasi. Ia perlahan menyerahkan tanggung jawab usaha kepada anaknya, meski belum sepenuhnya dilepas.

“Sekarang umur saya sudah tidak muda lagi. Pekerjaan ini saya serahkan ke anak saya, walaupun belum sepenuhnya,” ungkapnya.

Namun, lebih dari sekadar warisan usaha, ia menitipkan pesan yang sarat makna.

“Bapak bukan sekadar membuatmu setara dengan bapak. Kamu harus lebih berhasil, lebih bijaksana, dan lebih mulia. Bahu bapak adalah pijakanmu untuk melihat dunia lebih tinggi.”

Pesan itu bukan hanya untuk anaknya, tetapi juga mencerminkan semangat keberlanjutan dalam tradisi pembuatan pinisi di Bulukumba.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: