Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia
Pengrajin pinisi Bulukumba, H. Abdullah Hasan, sukses membangun kapal hingga ke luar negeri dan memberdayakan puluhan pekerja lokal.
“Ini yang paling besar yang pernah saya kerjakan,” katanya singkat, namun penuh makna.
Regenerasi dan Harapan Masa Depan
Meski masih aktif, Abdullah mulai memikirkan regenerasi. Ia perlahan menyerahkan tanggung jawab usaha kepada anaknya, meski belum sepenuhnya dilepas.
“Sekarang umur saya sudah tidak muda lagi. Pekerjaan ini saya serahkan ke anak saya, walaupun belum sepenuhnya,” ungkapnya.
Namun, lebih dari sekadar warisan usaha, ia menitipkan pesan yang sarat makna.
“Bapak bukan sekadar membuatmu setara dengan bapak. Kamu harus lebih berhasil, lebih bijaksana, dan lebih mulia. Bahu bapak adalah pijakanmu untuk melihat dunia lebih tinggi.”
Pesan itu bukan hanya untuk anaknya, tetapi juga mencerminkan semangat keberlanjutan dalam tradisi pembuatan pinisi di Bulukumba.
- Kurdiansyah Anggoro Pantau Pesanan Pinisi Surya Paloh
- Pengrajin Pinisi Bulukumba Tembus Pasar Dunia
- BPS Canangkan Desa Cantik Rilau Ale, Ubah Desa Jadi Subjek Data
- Apdesi Merah Putih Deklarasi Desa Bersinar di Bulukumba
- Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial