Program MBG Jadi Motor Ekonomi Rakyat di Makassar
BGN soroti peran tenaga kerja lokal Makassar dalam program gizi nasional. Dorong ekonomi rakyat dan lapangan kerja inklusif.
Ketika Program Gizi Menjadi Mesin Ekonomi
Di banyak daerah, program nasional sering kali dipandang sebagai proyek jangka pendek. Namun di Makassar, pendekatan itu berbeda. Program gizi justru diposisikan sebagai ekosistem yang hidupโmenghubungkan produksi, distribusi, hingga konsumsi.
Di titik ini, tenaga kerja lokal menjadi pusat dari seluruh pergerakan. Dari juru masak di dapur komunitas hingga tenaga analis di laboratorium gizi, semuanya menjadi bagian dari rantai nilai yang saling terhubung.
Hidayati menegaskan bahwa kebutuhan tenaga kerja terampil akan terus meningkat seiring berkembangnya investasi di sektor ini. Bukan hanya jumlah, tetapi juga kualitas yang menjadi perhatian utama.
Perizinan Cepat, SDM Berkualitas
Transformasi pelayanan publik yang dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar menjadi faktor kunci dalam percepatan ini. Kemudahan perizinan bagi tenaga teknis dan pelaku usaha mikro membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat langsung.
Bagi banyak pekerja lokal, proses yang dulunya rumit kini menjadi lebih sederhana. Legalitas tidak lagi menjadi hambatan, melainkan jembatan menuju profesionalisme.
โVisi Makassar yang inklusif memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat dapat terlibat dalam rantai pasok gizi. Dengan dukungan sistem perizinan yang cepat, kami yakin tenaga kerja lokal di Makassar dapat terserap secara maksimal dan profesional, sekaligus menjadi pilar utama dalam mewujudkan generasi sehat dan kuat,โ pungkas Hidayati.
- Brasil Vs Panama: Casemiro Cs Menang 6-2
- Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
- Singapore Open 2026: Fajar/Fikri Runner-up Lagi, Akui Masalah Mental
- Arteta: Gabriel Ingin Jadi Penendang Kelima
- Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025/26