Aset Bulukumba Diaudit: Randis Bodong Bakal Dilelang!
BKAD Bulukumba dan BPK periksa fisik kendaraan dinas (randis) di Gedung Pinisi. Pastikan pajak dibayar dan aset tertib. Kendaraan rusak terancam dilelang!
Instruksi ini menjadi sinyal keras bagi para pemegang kendaraan dinas. Selama ini, aset daerah seringkali dianggap sebagai barang "milik bersama" yang pemeliharaannya kerap diabaikan. Dengan pengawasan ketat dari Inspektorat, setiap OPD kini dipaksa untuk lebih tertib dan bertanggung jawab.
Update Data untuk Transparansi Publik
Persoalan klasik yang sering muncul adalah perbedaan data administrasi dengan realitas di lapangan. Ada kendaraan yang tercatat di OPD A, namun fisiknya berada di OPD B, atau bahkan masih dikuasai oleh pejabat yang sudah purnabakti.
Pemeriksaan di Gedung Pinisi ini menjadi ajang rekonsiliasi data. Bagi OPD yang tidak mampu menghadirkan unit kendaraannya hari ini, BKAD mewajibkan lampiran surat tugas atau keterangan resmi yang valid. Tanpa dokumen itu, unit tersebut dianggap bermasalah secara administratif.
“Kami akan melakukan update data apabila terdapat ketidaksesuaian. Tujuannya satu: seluruh kendaraan tercatat dalam kondisi yang sebenarnya,” tambah Astriawan.
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir
- Mendes Yandri ke Bupati Gowa: Desa Wisata Jangan Jadi Penonton
- Desa Tematik Didorong, Bulukumba Siap Jadi Percontohan
- Mariorennu United Siap All Out Lawan Mentari FC
- Penyelamatan Penyu Lekang Bulukumba: Kembali ke Laut Lepas
- Kawal Audit Aset, Sekdis Kominfo Bulukumba terjun langsung Cek Fisik Armada
- Bapenda Sulsel Tertibkan Pajak Kendaraan di Bulukumba
- Jelang 70 Tahun Diplomasi: Indonesia-Jepang Kian Solid
- WNI di Malaysia Diimbau Ikut Repatriasi Migran Sebelum Berakhir