Gabah Bergerak Keluar Daerah, Penggiling Bulukumba Desak DPRD Gelar RDP
Ketahanan pangan Bulukumba terancam akibat eksodus gabah ke luar daerah. FPPLB desak DPRD segera gelar RDP untuk bendung lonjakan harga beras lokal.
Kurangnya pasokan gabah lokal memaksa mesin-mesin penggilingan berhenti berdenyut. Kondisi ini, menurut Hj. Nir, berujung pada potensi inflasi yang akan langsung membebani kantong masyarakat kecil. Koordinasi lintas sektoral pun dianggap mendesak agar Bulog bisa bersaing secara adaptif dalam menyerap gabah lokal untuk cadangan pemerintah.
Harapannya jelas: petani tetap mendapatkan kesejahteraan dari harga gabah yang layak, namun keberlangsungan penggilingan lokal harus tetap terjamin. Dengan pengawasan yang tepat, kedaulatan pangan Bulukumba tidak akan tergadai hanya demi keuntungan sesaat pihak luar.***
- Bukti Kobbie Mainoo Jadi Jimat MU
- India Terpanggang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 46,9 Derajat Celsius
- Wintermar (WINS) Cetak Laba Naik 3x Lipat di Kuartal I-2026
- Jadwal Perempatfinal Uber Cup 2026: Indonesia Main Kapan, Jam Berapa?
- BNI Kantongi Laba Rp5,68T, Kredit Naik Tipis di Q1 2026
- Gabah Bergerak Keluar Daerah, Penggiling Bulukumba Desak DPRD Gelar RDP
- Turun ke Gang Sempit, Syahwan Maarif Sambangi Warga Lumpuh di Bentenge
- Pemilihan BPD Tanammawang Tuai Protes, Panitia Diduga Berpihak ke Salah Satu Cal...
- Bukti Kobbie Mainoo Jadi Jimat MU
- India Terpanggang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 46,9 Derajat Celsius