Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial

Pemerintah Kabupaten Bulukumba perkuat data geospasial desa untuk pembangunan tepat sasaran. Simak langkah strategis digitalisasi data di Gedung Pinisi 2026.

Pemkab Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data Berbasis Spasial
Foto: Pemerintah Kabupaten Bulukumba, terus mendorong penguatan tata kelola data berbasis teknologi melalui kegiatan penyusunan data geospasial yang melibatkan aparat desa dan kelurahan/JalurDua/Muhlis Uno/
Bacakan Artikel

JALURDUA BULUKUMBA - Riuh rendah diskusi teknis memecah keheningan di Gedung Pinisi, Rabu, 15 April 2026. Sebanyak perwakilan dari 20 desa dan kelurahan duduk melingkar, menatap layar laptop yang menampilkan koordinat dan citra satelit yang rumit. Di tempat ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba tengah meletakkan batu pertama bagi masa depan pembangunan daerah yang lebih presisi melalui penyusunan data geospasial yang melibatkan langsung aparat akar rumput.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas birokrasi. Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Bulukumba, Hj. Andi Endang Hariyani, yang membuka acara secara resmi, menegaskan bahwa akurasi data adalah harga mati bagi kebijakan yang berkeadilan. Tanpa peta yang jelas, pembangunan hanya akan menjadi tebak-tebakan tanpa sasaran yang pasti.

Di tengah dinamika pembangunan Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Bulukumba sadar betul bahwa data tekstual saja tidak lagi cukup. Perlu ada visualisasi ruang yang nyata. Melalui kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, para aparatur desa digembleng untuk memahami konsep dasar geospasial, sebuah disiplin yang mengintegrasikan lokasi dengan informasi atribut di dalamnya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: