Sinergi UT Bulukumba dan DPRD: Pacu SDM Daerah
UT Bulukumba gandeng DPRD untuk perluas akses kuliah pekerja. Model belajar fleksibel dan terjangkau jadi solusi peningkatan kualitas SDM daerah.
Jalurdua.com BULUKUMBA โ Lembaran berkas program kerja itu diletakkan dengan mantap di atas meja ruang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Senin (18/5/2026). Di ruangan yang sejuk itu, Drs. Effendy Mantang, M.Hum, Koordinator UT Wilayah Bulukumba, langsung memaparkan misi krusial: membebaskan masyarakat lokal dari belenggu mahalnya biaya dan kaku-nya waktu kuliah. Langkah taktis ini diambil demi mempercepat peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Bumi Panrita Lopi melalui sistem pendidikan tinggi yang fleksibel.
Pertemuan formal yang berlangsung hangat ini diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba, Syahruni Haris, S.Sos., M.Ikom. Sinergi antara penyedia layanan pendidikan tinggi negeri dengan lembaga legislatif ini menjadi momentum penting untuk memperluas akses kuliah bagi warga yang selama ini terbentur kendala geografis dan finansial.
Fleksibilitas Universitas Terbuka Jadi Solusi Kuliah Pekerja
Bagi sebagian besar pekerja dan aparatur pemerintah daerah di Bulukumba, melanjutkan studi ke jenjang sarjana sering kali menjadi impian yang tertunda. Jarak geografis menuju kampus konvensional di ibu kota provinsi dan jam kerja yang padat menjadi tembok penghalang yang tebal.
- Trump Desak Negara Arab Akui Israel sebagai Syarat Damai dengan Iran
- Bandara Kertajati untuk bengkel pesawat Hercules, jadi pangkalan militer AS?
- Sejarah! Tak Ada Pemain Madrid di Skuad Piala Dunia Spanyol
- Pemilu Presiden Paling Mematikan Ada di Negara Ini, Nyawa Taruhannya
- Lolos ke Liga Champions, Gaji Como Tak Sampai Setengah Juventus-Milan
- Sinergi UT Bulukumba dan DPRD: Pacu SDM Daerah
- Makanan Bergizi Gratis Kawal Pelatihan Siswa Bulukumba
- Bukan Sekadar Teori, Siswa Athirah Belajar Demokrasi di Bulukumba
- Trump Desak Negara Arab Akui Israel sebagai Syarat Damai dengan Iran
- Bandara Kertajati untuk bengkel pesawat Hercules, jadi pangkalan militer AS?