Masalah Digitalisasi Bulukumba, Puluhan Website Desa Tak Terusur

Hasil evaluasi Diskominfo Bulukumba menunjukkan 54 persen website desa tidak aktif optimal. Ini kendala dan daftar desa dengan rapor merah.

Masalah Digitalisasi Bulukumba, Puluhan Website Desa Tak Terusur
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari, saat memberi sambutan di acara monitoring dan evaluasi (monev) website desa di Ruang Kahayya, Gedung Pinisi(Foto: dok, Humas)
Bacakan Artikel

Aktif: 50 website (46 persen)
Kurang Aktif: 48 website (44 persen)
Tidak Aktif (Mati Total): 11 website (10 persen)

"Data ini menunjukkan masih ada sejumlah website desa yang memerlukan perhatian dan pendampingan serius agar dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana keterbukaan informasi publik," ujar Kepala Bidang Humas Diskominfo Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, Senin.

 5 Website Desa Terbaik dan Contoh Percontohan

Di tengah mandeknya pengelolaan literasi digital di tingkat desa, Pemkab Bulukumba merilis lima website desa terbaik yang dinilai konsisten dalam memperbarui informasi pelayanan, publikasi berita, transparansi anggaran, hingga galeri kegiatan.

Berikut adalah 5 desa terbaik dalam produktivitas konten 2026:

1. Desa Oro Gading (Kecamatan Kindang)
2. Desa Dwi Tiro (Kecamatan Bontotiro)
3. Desa Dampang (Kecamatan Gantarang)
4. Desa Benteng Palioi (Kecamatan Kindang)
5. Desa Batulohe (Kecamatan Bulukumpa)

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: