Bahaya Rokok Mengancam, RSUD Bulukumba Pilih Jalur Edukasi

RSUD Bulukumba menggeser fokus pelayanan ke arah promotif dan preventif dengan menggencarkan edukasi bahaya rokok langsung di ruang tunggu Poli Paru.

Bahaya Rokok Mengancam, RSUD Bulukumba Pilih Jalur Edukasi
Foto: dokter spesialis paru, dr. Hamka, Sp.P, berdiri memberikan paparan klinis/JalurDua/
Bacakan Artikel

Pilihan untuk bergerak di lini depan pencegahan ini dikonfirmasi oleh jajaran manajemen rumah sakit. Institusi medis kini dituntut memiliki tanggung jawab moral yang lebih luas dari sekadar menulis resep obat atau melakukan tindakan operasi pembedahan.

Humas RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Andi Abri Amin, yang akrab disapa Andi Aby, menegaskan bahwa transformasi pola komunikasi ini merupakan komitmen jangka panjang. Kegiatan hari ini bukanlah seremoni satu kali selesai, melainkan bagian dari cetak biru pelayanan publik yang terstruktur.

“Rumah sakit tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga berupaya aktif memberikan edukasi agar masyarakat bisa mencegah penyakit sejak dini,” ungkap Andi Aby.

Ia menambahkan bahwa program ini dirancang untuk berjalan secara berkala demi memastikan pesan-pesan gaya hidup sehat dapat terinternalisasi dengan baik di masyarakat Bulukumba.

Menjaga Paru-Paru Generasi Masa Depan

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: