Bupati Bulukumba Andi Utta Pimpin Panen Raya: Rahasia Ketahanan Pangan Hadapi El Nino & Tantangan Global

Panen raya padi Bulukumba di Desa Bontoharu jadi bukti nyata: produktivitas melonjak 7 ton/hektar berkat inovasi modern. Bupati Andi Utta ungkap komitmen ketahanan pangan daerah. Cerita inspiratif!

Bupati Bulukumba Andi Utta Pimpin Panen Raya: Rahasia Ketahanan Pangan Hadapi El Nino & Tantangan Global
Bacakan Artikel

Kata-kata itu bukan retorika kosong. Andi Utta langsung memberikan penghargaan kepada kelompok tani yang berhasil mengubah lahan mereka. Ia menceritakan sendiri perjalanan lahan miliknya: dari produksi yang hanya sekitar 3 ton per hektar menjadi 5 hingga 7 ton per hektar. Angka itu bukan sekadar statistik—bagi petani yang setiap hari bergantung pada sawah untuk makan anak dan cucu, itu adalah perubahan hidup yang nyata.

“Ini membuktikan bahwa tata kelola yang baik dan penggunaan metode yang tepat dapat meningkatkan hasil pertanian secara signifikan,” jelasnya.

Mengubah Pola Pikir, Menghadapi Badai Krisis Pangan Global

Sebagai pakar yang telah mengamati dinamika pertanian Sulawesi Selatan selama bertahun-tahun, saya melihat momen ini sebagai titik balik yang sangat manusiawi. Dunia memang sedang diuji. Ancaman krisis pangan global, ditambah potensi dampak El Nino yang masih mengintai, membuat setiap butir padi di Bulukumba terasa lebih berharga. Andi Utta memahami itu dengan sangat baik. Ia tak hanya bicara soal panen hari ini, tapi juga soal masa depan.

Ia mengajak para petani mengubah pola pikir: dari bertani secara konvensional menuju pendekatan yang terencana, terukur, berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu kunci yang ia tekankan adalah menjaga kondisi tanah, khususnya tingkat keasaman (pH) agar tetap di atas angka 6. “Jika kita konsisten dan disiplin dalam menerapkan metode yang lebih baik, maka peningkatan produksi padi akan tercapai dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: