Bupati Bulukumba Andi Utta Pimpin Panen Raya: Rahasia Ketahanan Pangan Hadapi El Nino & Tantangan Global

Panen raya padi Bulukumba di Desa Bontoharu jadi bukti nyata: produktivitas melonjak 7 ton/hektar berkat inovasi modern. Bupati Andi Utta ungkap komitmen ketahanan pangan daerah. Cerita inspiratif!

Bupati Bulukumba Andi Utta Pimpin Panen Raya: Rahasia Ketahanan Pangan Hadapi El Nino & Tantangan Global
Bacakan Artikel

Kalimat itu menggema di telinga para petani yang berdiri di sekitarnya. Bagi mereka yang telah bertahun-tahun bergulat dengan cuaca tak menentu, harga pupuk yang naik, dan ancaman perubahan iklim, kata-kata bupati itu seperti cahaya harapan. Ia juga meminta Dinas Pertanian dan para penyuluh untuk terus mendampingi di lapangan, menghadapi setiap kendala bersama. Sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat bukan lagi slogan—ini adalah cara nyata menjaga ketahanan pangan daerah.

Semangat Baru Setelah Panen: Siklus yang Tak Boleh Berhenti

Panen raya bukan akhir perjalanan. Justru sebaliknya. Andi Utta menutup dialognya dengan pesan yang penuh semangat dan sangat manusiawi.

“Setelah panen, lahan harus segera diolah kembali agar siklus tanam tetap berjalan. Mari kita jadikan momentum ini sebagai semangat baru untuk terus berinovasi dan menjaga ketahanan pangan daerah,” pungkasnya di sesi dialog bersama petani.

Di Desa Bontoharu hari itu, suasana tak lagi hanya soal padi yang ditumpuk. Ada tawa anak-anak yang berlarian di pinggir sawah, ada pelukan antarpetani, dan ada rasa syukur yang mengalir dari hati ke hati. Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf telah menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati adalah ketika pemimpin ikut merasakan denyut nadi rakyatnya—dari keringat di sawah hingga harapan untuk anak cucu kelak.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: