FPL Sulsel Gelar Lintas Merah Putih XIV, Bersihkan Sampah di Jalur Gunung Bawakaraeng

FPL Sulsel Gelar Lintas Merah Putih XIV, Bersihkan Sampah di Jalur Gunung Bawakaraeng
Bacakan Artikel

Jalurdua.com Klikhijau.com - Pengibaran Merah Putih di Puncak Gunung Bawakaraeng pada Hari Kemerdekaan, Senin (17/8/2026), menjadi puncak perjalanan 38 peserta Lintas Merah Putih XIV 2026. Namun, setelah upacara selesai, mereka tidak langsung turun.

Para peserta justru menyusuri jalur pendakian untuk memungut sampah yang tertinggal.

Aksi itu menjadi bagian dari pesan yang dibawa Forum Pemerhati Lingkungan (FPL) Sulawesi Selatan melalui kegiatan bertema “Sinergi Merah Putih, Kolaborasi Aksi Minim Jejak.”

Perayaan kemerdekaan di gunung memang menghadirkan pemandangan yang berbeda. Bendera berkibar di ketinggian, ribuan pendaki berkumpul, dan semangat nasionalisme memenuhi jalur menuju puncak. Tetapi semakin banyak orang datang ke ruang alam, semakin besar pula tanggung jawab untuk memastikan gunung tidak ditinggalkan dengan beban yang sama besarnya.

Di titik itulah Lintas Merah Putih XIV 2026 mencoba menempatkan persoalan lingkungan sebagai bagian dari perayaan.

Dari Makassar menuju Bawakaraeng

Ekspedisi tersebut dimulai dari Lapangan Hertasning, Makassar, pada Rabu (12/8/2026).

Sehari kemudian, Kamis (13/8), para peserta mulai menjejak jalur pendakian Kaki Gunung Bialo. Mereka datang dari berbagai latar belakang, mulai dari penggiat alam, pemerhati lingkungan, pecinta alam hingga aktivis ekologi.

Pesertanya juga tidak seluruhnya berasal dari Sulawesi Selatan. Sejumlah peserta datang dari Pulau Jawa dan Kalimantan untuk bergabung dalam ekspedisi yang digelar dua tahunan tersebut.

Perjalanan menuju kawasan puncak berlangsung dalam medan pendakian yang menantang. Namun, bagi peserta, perjalanan itu tidak hanya menjadi urusan mencapai ketinggian. Kebersamaan dan gotong royong menjadi bagian dari perjalanan.

Puncaknya berlangsung pada Hari Kemerdekaan Indonesia.

Di Puncak Gunung Bawakaraeng, 38 peserta bersama ribuan pendaki lainnya mengikuti upacara pengibaran Merah Putih.

Bendera berkibar di tengah lanskap pegunungan. Bagi para pendaki, momen tersebut menjadi salah satu bagian emosional dari perjalanan yang telah mereka tempuh sejak beberapa hari sebelumnya.

Tetapi perayaan belum benar-benar selesai.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: