Harga Pangan di Bulukumba: Minyak Goreng Langka Jelang Idul Adha

Wakil Bupati Bulukumba soroti lonjakan harga pangan di Bulukumba, khususnya minyak goreng jelang Idul Adha. Bulog didesak segera intervensi pasar.

Harga Pangan di Bulukumba: Minyak Goreng Langka Jelang Idul Adha
Foto: Tumpukan hasil bumi menyambut rombongan Forkopimda Bulukumba saat menyusuri lorong Pasar Cekkeng. Ikut dalam pemantauan ini Wakil Ketua DPRD Fahidin HDK, Kepala Kejari Erwin Juma, Sekda Muh. Ali Saleng, serta Kepala BPS Bulukumba Herbudiman Suandi/JalurDua/
Bacakan Artikel

Secara umum, sebagian besar komoditas memang menunjukkan tren menggembirakan. Edy Manaf mencatat sejumlah bahan pokok utama justru mengalami penurunan harga yang signifikan.

“Secara umum harga masih dalam kondisi stabil dan terjangkau. Ada beberapa komoditas yang sedikit naik, namun ada juga yang turun seperti cabai merah, cabai rawit, beras, telur, ayam potong, ikan kering, dan minyak goreng,” ungkap Edy Manaf di tengah riuhnya suasana pasar.

Meski sempat menyebut minyak goreng secara umum, Edy langsung memberikan catatan tebal dan perhatian khusus ketika berdialog langsung dengan pedagang eceran. Di tingkat lapak terkecil, pasokan minyak goreng bersubsidi dan kemasan justru tersendat. Stok yang terbatas membuat hukum pasar berlaku: barang langka, harga naik.

Suasana sempat mencair ketika Wakil Bupati membeli sejumlah dagangan lokal seperti gogos, sayuran, dan ikan, lalu membagikannya kepada warga. Namun, ganjalan di sektor distribusi minyak goreng ini tetap menjadi catatan merah yang dibawa rombongan.     

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: