Harga Pangan di Bulukumba: Minyak Goreng Langka Jelang Idul Adha

Wakil Bupati Bulukumba soroti lonjakan harga pangan di Bulukumba, khususnya minyak goreng jelang Idul Adha. Bulog didesak segera intervensi pasar.

Harga Pangan di Bulukumba: Minyak Goreng Langka Jelang Idul Adha
Foto: Tumpukan hasil bumi menyambut rombongan Forkopimda Bulukumba saat menyusuri lorong Pasar Cekkeng. Ikut dalam pemantauan ini Wakil Ketua DPRD Fahidin HDK, Kepala Kejari Erwin Juma, Sekda Muh. Ali Saleng, serta Kepala BPS Bulukumba Herbudiman Suandi/JalurDua/
Bacakan Artikel

Pemerintah Kabupaten Bulukumba langsung mengambil sikap tegas di lokasi GPM. Wakil Bupati meminta Bulog tidak hanya menjadi "pemadam kebakaran" lewat skema pasar murah temporer, melainkan aktif melakukan intervensi langsung ke ekosistem pasar tradisional guna menyeimbangkan kembali harga pangan di Bulukumba.

“Harusnya stok Bulog didistribusikan ke pasar-pasar sehingga stok dan distribusi tetap terjaga,” tegas Edy Manaf.

Menurutnya, menumpuk stok atau memusatkannya hanya pada satu titik bazar tidak akan menyelesaikan akar masalah kelangkaan di tingkat pedagang retail. Jika pasokan ke Pasar Cekkeng dan pasar tradisional lainnya tidak segera diguyur, gejolak harga berpotensi meluas seiring meningkatnya aktivitas dapur warga menjelang Idul Adha.

Langkah antisipatif kini bertumpu pada kecepatan TPID Kabupaten Bulukumba dan Bulog dalam mengeksekusi instruksi tersebut. Ke depan, pemantauan ketat akan terus dilakukan setiap hari.  pengendalian inflasi di Bulukumba untuk pekan-pekan mendatang akan sangat bergantung pada seberapa cepat pasokan minyak goreng dialirkan kembali ke urat nadi perdagangan tradisional, demi memastikan Idul Adha berjalan tanpa bayang-bayang kelangkaan pangan.***

Pilih Halaman: