Harga Pangan di Bulukumba: Minyak Goreng Langka Jelang Idul Adha

Wakil Bupati Bulukumba soroti lonjakan harga pangan di Bulukumba, khususnya minyak goreng jelang Idul Adha. Bulog didesak segera intervensi pasar.

Harga Pangan di Bulukumba: Minyak Goreng Langka Jelang Idul Adha
Foto: Tumpukan hasil bumi menyambut rombongan Forkopimda Bulukumba saat menyusuri lorong Pasar Cekkeng. Ikut dalam pemantauan ini Wakil Ketua DPRD Fahidin HDK, Kepala Kejari Erwin Juma, Sekda Muh. Ali Saleng, serta Kepala BPS Bulukumba Herbudiman Suandi/JalurDua/
Bacakan Artikel

Jalurdua.com BULUKUMBA — Langkah kaki Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, mendadak terhenti di salah satu lapak pedagang Pasar Tradisional Cekkeng, Kamis (21/5/2026) pagi. Di depannya, deretan botol minyak goreng dipajang dengan label harga yang melambung, kontras dengan laporan stabilitas di atas kertas. Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 Hijriah, komoditas krusial ini justru mengalami kelangkaan pasokan yang memicu lonjakan harga di tingkat pedagang pasar.

Pemandangan ini menjadi antiklimaks dari Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar beberapa jam sebelumnya di Ruang Rapat Sekretaris Daerah. Dalam rapat tersebut, merujuk data High Level Meeting (HLM) TPID Sulawesi Selatan, Indeks Perkembangan Harga (IPH) dan tren harga pangan di Bulukumba diklaim aman dan berada dalam jangkauan daya beli masyarakat.

Namun, realitas di lantai pasar tradisional berbicara lain untuk satu komoditas spesifik: minyak goreng.

Anomali Stok di Lapak Tradisional

Aroma khas pasar tradisional, riuh tawar-menawar, dan tumpukan hasil bumi menyambut rombongan Forkopimda Bulukumba saat menyusuri lorong Pasar Cekkeng. Ikut dalam pemantauan ini Wakil Ketua DPRD Fahidin HDK, Kepala Kejari Erwin Juma, Sekda Muh. Ali Saleng, serta Kepala BPS Bulukumba Herbudiman Suandi.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: