Kunci Sukses MBG: Transparansi, Aduan Publik, dan Peran Media
Sinergi BGN, Komdigi, dan Diskominfo Makassar perkuat komunikasi publik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi transparansi dan partisipasi masyarakat.
Pendekatan ini menandai pergeseran paradigma: dari komunikasi satu arah menjadi dialog terbuka. BGN mendorong optimalisasi kanal pengaduan seperti SP4N-LAPOR!, PPID, serta aplikasi lokal seperti Lontara Plus. Kanal ini menjadi jembatan antara kebijakan dan realitas di lapangan.
“Melalui pemanfaatan kanal pengaduan seperti SP4N-LAPOR!, PPID, dan platform daerah, setiap masukan masyarakat dapat ditindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program,” tambah Hidayati.
Peran Media dan Digitalisasi Informasi
Dalam era digital, kecepatan dan akurasi informasi menjadi kunci. Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital RI, Molly Prabawaty, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama dengan media massa.
“Kolaborasi dengan BGN dan pemerintah daerah memungkinkan informasi program MBG tersampaikan secara cepat, akurat, dan menyeluruh kepada masyarakat, sehingga partisipasi publik dapat meningkat,” jelasnya.
Dari Data ke Kebijakan: Kunjungan ke Command Center
Sebagai bagian dari kunjungan, rombongan BGN dan Komdigi meninjau Command Center Kota Makassar. Di sinilah data publik diolah secara real-time, menjadi dasar pengambilan keputusan berbasis fakta.
- Nasib 24 Burung Langka: Penyelundup ke Filipina Terancam Bui
- HUT ke-68 Lombok Barat, Mendes Yandri Soroti Etos Kerja Desa
- Menaker Yassierli Dorong Hubungan Industrial Naik Kelas
- Apresiasi Kementan: Percepatan Klaim Asuransi Tani di Lamongan
- Prabowo Teken Keppres Satgas Ekonomi demi Indonesia Emas