Masyarakat 86 Desa di Takalar Siap Bangun Kampung Iklim Berbasis Digital Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Masyarakat 86 Desa di Takalar Siap Bangun Kampung Iklim Berbasis Digital Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
Bacakan Artikel

Keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi penting karena persoalan desa tidak berdiri sendiri. Pertanian berkaitan dengan lingkungan dan ketahanan pangan, sementara digitalisasi berkaitan dengan pelayanan publik sekaligus akses ekonomi. Pada saat yang sama, aspek kebencanaan juga bersinggungan dengan upaya adaptasi terhadap perubahan iklim.

Pemkab Takalar kini didorong untuk menerjemahkan hasil koordinasi tersebut ke dalam langkah yang lebih konkret, terutama penyusunan kebijakan dan pembagian peran antar-OPD serta pemerintah desa.

Dengan 86 desa sebagai sasaran, tantangan berikutnya bukan sekadar memperluas akses teknologi, melainkan memastikan teknologi dan program lingkungan benar-benar digunakan, dikelola, dan diteruskan oleh desa.

Jika arah tersebut dapat diwujudkan, digitalisasi dan Kampung Iklim tidak berjalan sebagai dua agenda terpisah. Keduanya dapat menjadi instrumen untuk memperbaiki pelayanan pemerintahan, membuka akses ekonomi warga, sekaligus memperkuat kemampuan desa menghadapi perubahan lingkungan.

Pilih Halaman: