Motor BGN Viral, Kepala BGN Tegaskan Bukan 70 Ribu Unit

Motor BGN viral di media sosial, Kepala BGN bantah isu 70 ribu unit dan jelaskan fungsi untuk Program Makan Bergizi Gratis.

Motor BGN Viral, Kepala BGN Tegaskan Bukan 70 Ribu Unit
Foto: Kepala BGN, Dadan Hindayana/Humas BGN/JalurDua/
Bacakan Artikel

JALURDUA JAKARTA - Video deretan sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak viral di media sosial, memicu spekulasi liar soal jumlah dan tujuan pengadaannya. Di Jakarta, Selasa (7/4), Kepala BGN Dadan Hindayana langsung angkat bicara, menjelaskan bahwa motor tersebut merupakan bagian dari anggaran 2025 untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), bukan seperti kabar simpang siur yang beredar.

Kemunculan video motor BGN viral di berbagai platform digital memantik perhatian publik. Dalam rekaman tersebut, tampak puluhan hingga ratusan sepeda motor berjejer rapi dengan logo resmi BGN. Tanpa konteks yang jelas, warganet pun mulai berspekulasi.

Sebagian menyebut jumlahnya mencapai puluhan ribu unit, bahkan ada yang mengaitkannya dengan dugaan pemborosan anggaran negara. Narasi yang berkembang cepat di media sosial membuat informasi tersebut sulit dibendung.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana arus informasi digital kerap melaju lebih cepat daripada klarifikasi resmi. Di tengah derasnya opini, masyarakat pun membutuhkan penjelasan yang utuh dan faktual.

Menanggapi hal itu, Dadan Hindayana memilih memberikan penjelasan langsung untuk meluruskan informasi yang beredar.

Dadan menegaskan bahwa pengadaan motor BGN tersebut bukanlah proyek mendadak, melainkan sudah direncanakan dalam anggaran tahun 2025. Motor tersebut dirancang untuk mendukung mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: