Penyanderaan Kru MT Honour 25, Pemerintah Didesak Turun Tangan

Forkopimcam Bulukumba kunjungi rumah keluarga Adi Faizal, korban penyanderaan kru kapal MT Honour 25 oleh perompak Somalia. Simak kondisi psikologis terkini.

Penyanderaan Kru MT Honour 25, Pemerintah Didesak Turun Tangan
Foto: Camat Bonto Tiro, Hj. Andi Endang HD(Memakai baju korpri) saat berada dirumah orang tua Adi/JalurDua/
Bacakan Artikel

Kasus penyanderaan kru kapal MT Honour 25 ini langsung memicu perhatian serius di tingkat lokal maupun nasional. Kapal tanker tempat Adi Faizal bekerja dihadang oleh pembajak bersenjata di wilayah rawan perairan internasional dekat Tanduk Afrika. Sejak komunikasi terputus, pihak keluarga praktis hidup dalam ketidakpastian global yang mencekam.

Kapolsek Bonto Tiro, IPTU Kamaruddin, bersama W.s Danramil 1411-06/Bt, Letda Arm Amir Hamzah, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, mencoba memberikan kalkulasi situasi yang rasional kepada keluarga. Kehadiran aparat keamanan dan Kepala Desa Bonto Baru’a, H. Andi Kaharuddin Titi, menjadi jangkar penguat bagi keluarga yang sedang limbung.

Aparat kepolisian dan TNI setempat berjanji akan terus mengawal perkembangan informasi dari pemerintah pusat. Upaya diplomasi internasional kini sedang digodok di Jakarta demi menyelamatkan para pelaut Indonesia.

Trauma Psikologis Keluarga Korban Pembajakan Somalia

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: