Penyanderaan Kru MT Honour 25, Pemerintah Didesak Turun Tangan

Forkopimcam Bulukumba kunjungi rumah keluarga Adi Faizal, korban penyanderaan kru kapal MT Honour 25 oleh perompak Somalia. Simak kondisi psikologis terkini.

Penyanderaan Kru MT Honour 25, Pemerintah Didesak Turun Tangan
Foto: Camat Bonto Tiro, Hj. Andi Endang HD(Memakai baju korpri) saat berada dirumah orang tua Adi/JalurDua/
Bacakan Artikel

Menanti kabar di tengah situasi penyanderaan bajak laut bukanlah perkara mudah. Setiap detik berlalu laksana siksaan bagi keluarga Adi Faizal di Dusun Tombolo. Pemerintah daerah memahami betul bahwa selain langkah diplomasi, menjaga kondisi psikologis keluarga di kampung halaman adalah prioritas yang tidak boleh diabaikan.

"Kami meminta dengan sangat agar seluruh anggota keluarga tetap tenang, menjaga kesehatan, dan tak putus melempar doa. Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri tidak akan tinggal diam," tegas Letda Arm Amir Hamzah di hadapan kerabat korban.

Anjangsana empati yang digagas oleh Forkopimcam ini menjadi bukti nyata hadirnya lini pertahanan sosial terkecil di daerah. Bhabinkamtibmas Desa Bonto Baru’a, Aiptu Zyukri, juga disiagakan untuk memantau keamanan lingkungan sekitar rumah korban dari potensi misinformasi yang bisa memperkeruh suasana.

Menanti Langkah Konkrit Diplomasi Pemerintah RI

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: