Penyanderaan Kru MT Honour 25, Pemerintah Didesak Turun Tangan

Forkopimcam Bulukumba kunjungi rumah keluarga Adi Faizal, korban penyanderaan kru kapal MT Honour 25 oleh perompak Somalia. Simak kondisi psikologis terkini.

Penyanderaan Kru MT Honour 25, Pemerintah Didesak Turun Tangan
Foto: Camat Bonto Tiro, Hj. Andi Endang HD(Memakai baju korpri) saat berada dirumah orang tua Adi/JalurDua/
Bacakan Artikel

Jalurdua.com BULUKUMBA — Suasana batin keluarga Adi Faizal Bin Muh. Ramli di Dusun Tombolo, Desa Bonto Baru’a, Kecamatan Bonto Tiro, mendadak runtuh sejak kabar buruk itu sampai ke telinga mereka. Adi, salah satu pelaut muda asal Kabupaten Bulukumba, kini berada di bawah ancaman senjata setelah menjadi korban penyanderaan kru kapal MT Honour 25 oleh kelompok perompak Somalia di perairan internasional. Menanggapi krisis kemanusiaan ini, jajaran Forkopimcam Bonto Tiro langsung bergerak cepat mengunjungi rumah orang tua korban untuk memberikan dukungan psikologis dan moril, Senin (18/5/2025) sore.

Langkah kaki Camat Bonto Tiro, Hj. Andi Endang HD, terdengar berat saat memasuki rumah panggung khas Bugis-Makassar milik orang tua Adi pukul 15.05 WITA. Di dalam ruangan, atmosfer ketegangan dan kesedihan begitu pekat terasa. Sang ibu tak mampu membendung air mata saat menyambut rombongan kedatangan pejabat kecamatan dan aparat penegak hukum tersebut.

"Kami hadir di sini bukan sekadar bertamu, melainkan sebagai representasi negara yang ikut merasakan kepedihan dan kecemasan keluarga," ujar Andi Endang dengan suara bergetar, mencoba menenangkan ibu korban yang terus menggenggam foto anaknya.

Kronologi Krisis Pelaut Bulukumba di Perairan Internasional

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: