Perum Bulog Cabang Bulukumba Didesak Audit Total Maklon

LIDIK PRO desak audit total & pembersihan oknum di Perum Bulog Cabang Bulukumba pasca-pengembalian uang negara. Selidiki kongkalikong beras TMS & maklon.

Perum Bulog Cabang Bulukumba Didesak Audit Total Maklon
Foto: Ilustrasi suasana didalam gudang dengan tumpukan beras/AI GEMINI/
Bacakan Artikel

Jalurdua.com BULUKUMBA – Riuh transaksi di dalam gudang penyimpanan Perum Bulog Cabang Bulukumba sekilas tampak normal. Truk-truk pengangkut gabah keluar masuk melintasi gerbang besi, membawa berton-ton beras pembagian untuk rakyat. Namun, di balik tumpukan karung-karung putih penjamin ketahanan pangan tersebut, bara pengawasan justru menyala makin panas.

Langkah pengembalian uang negara yang baru-baru ini dirampungkan oleh pihak manajemen Perum Bulog Cabang Bulukumba ternyata tidak serta-merta mendinginkan suasana. Alih-alih dianggap sebagai titik akhir penyelesaian perkara, pemulihan kerugian finansial tersebut justru memicu gelombang desakan baru dari elemen masyarakat sipil yang mencium aroma ketidakberesan sistemik.

Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat (LIDIK PRO) secara resmi melayangkan tuntutan keras. Mereka menilai pemulihan kas negara hanya menyentuh lapisan kulit luar dari gurita persoalan pelik yang melilit internal korporasi pangan milik negara tersebut. Momentum pemulihan kerugian ini dinilai harus segera disusul dengan langkah pembersihan total terhadap oknum-oknum internal yang ditengarai masih bercokol di dalam mata rantai bisnis Bulog Bulukumba.

Sekretaris Jenderal LIDIK PRO, Muhammad Darwis, menegaskan bahwa kepatuhan mengembalikan kerugian negara finansial tidak boleh dijadikan tameng impunitas bagi para pelaku. Praktik-praktik non-prosedural di masa lalu diyakini masih berpotensi besar untuk direplikasi kembali selama aktor-aktor di balik layar tidak didepak dari posisinya.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: