Harkitnas Bulukumba 2026, Sukun dan Nangka di Ujungloe

Peringatan Harkitnas Bulukumba 2026 di Lapangan Dannuang Ujungloe memadukan pidato menteri tentang kedaulatan negara dengan aksi nyata menanam pohon produktif.

Harkitnas Bulukumba 2026, Sukun dan Nangka di Ujungloe
Foto: Bupati, bersama Wakil Bupati Andi Edy Manaf dan para pejabat daerah, menanam pohon di pinggir lapangan Ujung Loe/JalurDua/
Bacakan Artikel

Jalurdua.com BULUKUMBA — Di bawah terik matahari pagi yang mulai menyengat Lapangan Dannuang, Kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba, selembar naskah pidato resmi dari Jakarta dibacakan. Agenda rutin kenegaraan dalam rangka Harkitnas Bulukumba 2026 kali ini terasa kontras. Di podium, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dengan lantang menyuarakan teks seragam Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, yang menekankan tema besar: "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara."

Namun, begitu upacara rampung pada Rabu, 20 Mei 2026, narasi megah tentang kedaulatan negara dan transformasi digital itu langsung melandai ke tanah. Ruang seremoni berubah seketika menjadi ladang berlumpur. Sang Bupati, bersama Wakil Bupati Andi Edy Manaf dan para pejabat daerah, melangkah ke pinggir lapangan untuk mengotori tangan mereka. Mereka menanam bibit pohon.

Ada pergulatan makna yang menarik di sini. Ketika Jakarta berbicara mengenai kedaulatan dalam skala makro, Pemerintah Kabupaten Bulukumba justru menerjemahkannya melalui aksi mikro yang sangat lokal: menanam 27 pohon produktif jenis mangga, nangka, dan sukun.

Simbolisme 27 Pohon dan Otentisitas Ekologi

Langkah memindahkan pusat peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dari wilayah perkotaan menuju Lapangan Dannuang di Kecamatan Ujungloe, memicu pertanyaan mendasar. Mengapa pedesaan? Di sinilah aspek pengalaman nyata (*experience*) dan pemosisian kebijakan diuji. Pemkab Bulukumba tampaknya ingin menunjukkan bahwa kebangkitan tidak lagi berputar di pusat kekuasaan kota, melainkan harus tumbuh dari akar rumput.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: